Samarinda, Infosatu.co — Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti besarnya kebutuhan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan kemampuan pembiayaan daerah.
Hal itu disampaikan Andi Harun saat meresmikan lima Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Berambai, Samarinda Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Andi Harun menegaskan bahwa pembangunan kota tidak dapat hanya bergantung pada satu sumber pembiayaan.
Pemerintah juga harus mencari berbagai terobosan agar program prioritas tetap berjalan.
“Kebutuhan pembangunan sangat besar, tetapi kemampuan pembiayaan kita terbatas. Karena itu kita harus mencari solusi dan skema pembiayaan yang tepat,” ujarnya, Rabu 11 Februari 2026.
Ia mencontohkan pembangunan IPA Bendang 2 yang sebelumnya terkendala perjanjian kerja sama lama.
Namun setelah dilakukan evaluasi dan langkah strategis, fasilitas tersebut akhirnya dapat dioperasikan dengan kapasitas 200 liter per detik melalui skema bisnis Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana.
Selain membahas pembiayaan, Andi Harun juga meminta masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur di daerah Berambai, khususnya dalam hal pembebasan lahan untuk perbaikan jalan dan fasilitas umum lainnya.
“Kalau pemerintah ingin memperbaiki jalan atau membangun fasilitas, jangan dipersulit. Ini untuk kepentingan bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Penjagaan aset bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
