Pasuruan, infosatu.co – Kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar oleh Kodim 0819/Pasuruan di Lapangan Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur berakhir.
Kegiatan TMMD ini, tidak hanya menjadi momen berakhirnya program pembangunan desa, tetapi juga menjadi ajang pemberdayaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sejumlah pelaku UMKM turut memeriahkan kegiatan tersebut dengan membuka stan produk makanan dan minuman bagi masyarakat yang hadir.
Salah satunya stan dari PT Forisa Nusapersada yang menampilkan berbagai produk minuman serbuk dan pudding instan yang menarik perhatian pengunjung.
Para pelaku UMKM tampak antusias memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Kehadiran stan UMKM ini memberikan ruang promosi sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal di tengah kegiatan yang dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah.
Saat mengunjungi lokasi stan UMKM, Anita mengaku sangat mengapresiasi kehadiran para pelaku usaha yang ikut meramaikan kegiatan penutupan TMMD.
Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam kegiatan masyarakat seperti ini sangat penting untuk memperluas pemasaran produk sekaligus meningkatkan perekonomian warga.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini karena tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM untuk ikut berkembang,” katanya.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, produk-produk kami bisa lebih dikenal masyarakat luas,” ujar Anita saat berkunjung ke lokasi stan UMKM di Lapangan Wonosari, Rabu 11 Maret 2026.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sendiri dikenal sebagai program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.
Tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan daya saing produk mereka.
