Pasuruan, infosatu.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 yang digelar Kodim 0819/Pasuruan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satunya melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Di lokasi pembangunan, prajurit Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan.
Meski program telah memasuki tahap akhir, semangat gotong royong tetap terlihat kuat.
Dua prajurit TNI terlihat bekerja di sekitar sumur beton, satu di antaranya mengalirkan air dari selang ke ember, sementara rekannya meratakan adukan semen di dasar lubang menggunakan cangkul.
Di sekitar lokasi juga terlihat tumpukan batu bata yang siap dipasang sebagai bagian dari pembangunan fasilitas sanitasi tersebut.
Pembangunan MCK komunal ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-127 yang berlangsung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses sanitasi yang lebih layak bagi warga Desa Wonosari.
Salah satu warga penerima manfaat, Yusron, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, sebelumnya warga kerap mengalami kesulitan mendapatkan fasilitas sanitasi yang memadai.
“Alhamdulillah sekarang kami punya MCK yang lebih layak. Dulu sering antre air atau menggunakan tempat yang kurang bersih. Semoga dengan fasilitas ini lingkungan desa menjadi lebih sehat dan nyaman,” ungkapnya, Selasa 10 Maret 2026.
Sementara itu, Pratu Zaini yang tergabung dalam Satgas TMMD mengatakan bahwa kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan pembangunan di lapangan.
Antusiasme warga yang ikut membantu pekerjaan juga membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat dan lancar.
“Semangat gotong royong warga sangat luar biasa. Mereka tidak hanya menunggu hasil, tetapi ikut terlibat langsung membantu pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Melalui program TMMD Ke-127 ini, Kodim 0819/Pasuruan menargetkan seluruh sasaran fisik dapat rampung sebelum penutupan kegiatan.
Selain pembangunan MCK komunal, program ini juga mencakup rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengaspalan jalan desa, hingga renovasi musala.
Tak hanya pembangunan fisik, berbagai kegiatan non-fisik juga digelar, seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Semua kegiatan tersebut diharapkan
mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Wonosari.
