infosatu.co
Diskominfo Kutim

Tekan Inflasi, Disperindag Kutim Siapkan Pasar Murah di Enam Kecamatan

Teks: Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadhani (infosatu.co/Martin)

Kutim, infosatu.co – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan langkah intervensi pasar melalui program pasar murah yang akan digelar di sejumlah kecamatan.

Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi menjelang hari raya keagamaan.

Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadhani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan menyasar enam kecamatan, yakni Sangatta Utara, Bengalon, Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Sandaran.

Wilayah-wilayah tersebut dipilih sebagai titik pelaksanaan pasar murah guna memperluas jangkauan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurut Nora, pelaksanaan program ini tidak dilakukan secara serentak.

“Disperindag Kutim merencanakan kegiatan tersebut secara bertahap agar proses persiapan dan distribusi komoditas dapat berjalan optimal,” kata Nora saat dikonfirmasi, Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia menuturkan bahwa Sangatta Utara akan menjadi lokasi pertama pelaksanaan pasar murah sebelum kegiatan serupa dilanjutkan ke kecamatan lain.

Dengan skema bertahap tersebut, pemerintah daerah berharap distribusi komoditas dan pengelolaan kegiatan dapat berlangsung lebih tertata.

“Pelaksanaan program ini memang tidak bisa dilakukan sekaligus. Setiap kegiatan harus melalui tahapan persiapan dan koordinasi terlebih dahulu supaya ketika dijalankan dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Selain menyiapkan pasar murah, Disperindag Kutai Timur juga memperkuat pengawasan terhadap perkembangan harga bahan pokok di pasar.

Upaya ini dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui pemantauan rutin setiap hari.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga serta ketersediaan stok bahan pokok di pasaran tidak mengalami gangguan.

Pemerintah daerah juga terus mengawasi jalur distribusi komoditas agar pasokan tetap lancar hingga periode hari raya.

Nora mengakui bahwa dalam beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya cabai rawit merah dan bawang merah.

Namun demikian, secara umum kondisi harga bahan pokok penting di Kutai Timur masih berada pada tingkat yang relatif stabil.

Pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga sekaligus memastikan distribusi komoditas berjalan lancar.

“Kami terus melakukan koordinasi lintas instansi agar distribusi bahan pokok tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi, khususnya menjelang Idulfitri,” sebutnya.

Ia menambahkan, pemantauan yang dilakukan secara intensif diharapkan mampu memberikan gambaran cepat apabila terjadi perubahan harga yang signifikan di pasar.

Dengan demikian, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah intervensi apabila diperlukan.

Sejauh ini, lanjut Nora, kondisi pasokan bahan pokok di Kutai Timur masih dalam kategori aman.

Pemerintah daerah optimistis ketersediaan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi hingga perayaan Idulfitri mendatang.

“Kami bersyukur karena sampai saat ini kondisi harga masih terkendali. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus kami lakukan agar pasokan tetap mencukupi sampai lebaran nanti,” pungkasnya.

Related posts

Seno Aji: Pemprov Kaltim Komitmen Bangun UMKM

Firda

Bupati Kutai Timur Tegaskan Pentingnya Penguatan Pembinaan Atlet

Martin

Bupati Kutim: Integrasi Data Air Bersih Desa, Perumdam Harus Bergerak Cepat

Martin

You cannot copy content of this page