infosatu.co
DPRD Samarinda

Targetkan Awal Ramadan, Komisi II DPRD Samarinda Sidak Rantai Distribusi Pangan

Teks: Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi (infosatu.co/Dhita)

Samarinda, infosatu.co – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) menjadwalkan Inspeksi Mendadak (Sidak) Bahan Pokok Penting (Bapokting) pada awal Ramadan mendatang.

Teks: Bahan Pokok Penting (infosatu.co/Dhita)

Langkah ini diambil sebagai komitmen legislatif dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan masyarakat di pasar.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyatakan bahwa pengawasan langsung ke lapangan akan dilakukan segera setelah masa aktivitas kedinasan pada pertengahan Februari ini selesai.

“Nanti Komisi II akan turun sendiri, kemungkinan di awal-awal puasa,” ujar Iswandi, Minggu, 15 Februari 2026.

Langkah ini menyusul upaya awal Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang telah melakukan penyisiran di sejumlah titik strategis pada Kamis, 12 Februari 2026 lalu.

Meski pantauan awal menunjukkan stok pangan masih memadai dan harga berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), Komisi II merasa perlu melakukan validasi mandiri.

Iswandi menjelaskan alasan Komisi II tidak bergabung dalam agenda sidak Pemkot sebelumnya karena menurutnya, inspeksi harus dilakukan secara efektif dengan tetap menjaga unsur kejutan agar mendapatkan potret kondisi pasar yang sebenarnya tanpa rekayasa.

“Kalau Sidak itu seharusnya diam-diam. Namanya juga inspeksi mendadak, bukan ramai-ramai satu bus ke pasar,” tegasnya.

Dalam rencana Sidak tersebut, fokus utama Komisi II adalah memantau rantai distribusi. Hal ini bertujuan untuk menjamin kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi tanpa adanya hambatan yang bisa memicu kelangkaan.

Iswandi juga menekankan pentingnya peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan yang dapat menjadi beban bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami ingin memastikan kebutuhan bahan pokok aman. Jangan sampai ada kenaikan harga yang terlalu melonjak,” tambahnya.

Sidak mandiri oleh Komisi II ini bertujuan untuk memvalidasi data lapangan secara objektif, mengingat periode Ramadan merupakan puncak konsumsi masyarakat yang paling rentan terhadap fluktuasi harga.

Related posts

DPRD Samarinda Soroti Efektivitas Probebaya dan Kebutuhan Penyesuaian Antarwilayah

Dhita Apriliani

Menuju 2029 Helmi Buka Peluang Lanjutkan Probebaya dan Siap Tugas dari Gerindra

Firda

Ketua DPRD Samarinda Nilai Probebaya Efektif Sentuh Kebutuhan Dasar Warga

Firda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page