Bontang, infosatu.co – Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan program Kartu Bontang Pintar sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan.
Melalui program ini, setiap pelajar akan menerima bantuan senilai Rp1 juta per tahun.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Provinsi Kaltim, Abdu Safa Muha, mengatakan, dana tersebut dapat dimanfaatkan pelajar untuk menunjang kebutuhan pendidikan tambahan.
Seperti pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS), perlengkapan praktikum, maupun kebutuhan penunjang belajar lainnya.
“Bantuan ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi benar-benar diarahkan agar dapat menunjang kegiatan belajar pelajar di sekolah,” ungkap Abdu Safa Muha belum lama ini.
Ia menjelaskan, program ini diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui Kartu Bontang Pintar, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik di bawah naungan Disdikbud Kota Bontang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.
Saat ini, Disdikbud tengah melakukan tahap persiapan, mulai dari verifikasi data siswa penerima, penentuan mekanisme penyaluran, hingga penyusunan petunjuk teknis (juknis) program.
Jika semua proses berjalan sesuai rencana, Abdu Safa Muha menyebut penyaluran dana bantuan pendidikan ini akan mulai dilakukan pada tahun ajaran baru 2026.
“Program ini menjadi langkah nyata Pemkot Bontang dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kendala biaya pendidikan,” terangnya.
Dengan adanya program ini, Pemkot Bontang berharap kualitas pendidikan di Kota Bontang, Kaltim terus meningkat, sejalan dengan semangat menciptakan generasi unggul dan berdaya saing.
