infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Serapan Tenaga Kerja Meningkat Seiring Perputaran Ekonomi Daerah

Teks: Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir.

Samarinda, infosatu.co – Peningkatan serapan tenaga kerja di Kalimantan Timur (Kaltim) akan terus terjadi seiring menguatnya aktivitas ekonomi di beberapa sektor unggulan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir.

Ia menanggapi dinamika ekonomi yang tengah berlangsung, termasuk dorongan kebijakan nasional dan perkembangan proyek strategis di Benua Etam.

Menurut Muzakkir, sektor-sektor yang saat ini masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Kaltim di antaranya adalah pertambangan, pertanian, dan industri pengolahan.

Kata dia, dominasi ketiga sektor tersebut turut mempengaruhi tingkat penyerapan tenaga kerja di daerah.

“Kalau di sisi sektoral kita kan masih di sektor pertambangan dan pertanian dan industri pengolahan itu saja yang mendominasi. Manakala pertumbuhan ekonomi kita didominasi sektor-sektor itu, di situlah pertambahan jumlah tenaga kerja di Kaltim,” jelasnya pada Rabu, 5 November 2025.

Muzakkir juga merespons pernyataan Menteri terkait dorongan perputaran ekonomi melalui kebijakan massive business growth (MBG) dan momentum investasi besar yang tengah mengalir.

Ia menilai, roda ekonomi yang bergerak akan menjadi katalis bagi pembukaan lapangan kerja baru, baik langsung maupun tidak langsung.

“Kalau kemarin Pak Menteri menyampaikan misalnya melalui MBG itu di sana pasti sudah ada perputaran ekonomi dan perluasan lapangan kerja. Nah kita lihat kebijakan-kebijakannya,” terangnya.

Terkait angka tingkat pengangguran terbuka, Muzakkir menyebut pihaknya masih menunggu hasil resmi yang akan diumumkan dalam rapat kerja nasional.

“Sebagai gambaran pada Agustus lalu angka pengangguran Kaltim berada pada level 5,14 persen. Kami berharap catatan terbaru menunjukkan tren perbaikan,” pungkasnya.

“Kalau untuk persentasinya sendiri, kita masih menunggu rapat kerja nasional, mungkin akan diumumkan beberapa waktu lagi. Kemarin ada 5,14% di bulan Agustus, mudah-mudahan bisa lebih turun lagi dari itu,” katanya.

“Untuk hasil akhirnya pasti nanti akan dirilis dan media pasti diundang untuk melihat bagaimana keadaan ketenagakerjaan di Kalimantan Timur,” terang Muzakkir.

Lebih lanjut, ia mengatakan sejumlah proyek strategis di Kaltim seperti pengembangan kegiatan industri di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan rencana peresmian kilang Pertamina akan berpotensi mendorong penyerapan tenaga kerja lebih besar pada tahun ini.

“Saya berharap bisa lebih turun lagi karena saya kira perputaran ekonomi, kebijakan-kebijakan dari pusat seperti MBG tentu ini bisa menjadi daya dorong,” katanya.

“Termasuk aktivitas di IKN seperti industri pengelolaan indikatornya sudah S, kemudian Kilang Pertamina yang akan diresmikan mungkin akan berpotensi untuk catatan ketenagakerjaan kita di tahun ini,” tutupnya.

Related posts

Porprov 2026 Terancam Mundur ke 2027, Mayoritas Daerah Terkendala Anggaran Atlet

Firda

Lampu Stadion Segiri Jadi Catatan, Gubernur Siap Benahi Jika Ditunjuk PSSI

Firda

Mobil Operasional Gubernur Dikembalikan, Proses Rampung Sebelum 31 Maret

Firda

You cannot copy content of this page