infosatu.co
Samarinda

Sejumlah Kursi Kepala Dinas Kosong, Samarinda Siap Terapkan Merit System Secara Ketat

Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memberikan keterangan pers,Rabu,1/4/2026 (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengunci arah pengisian jabatan strategis dengan menempatkan merit system sebagai jalur utama.

Setelah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, langkah berikutnya adalah mengisi sejumlah kursi kepala dinas yang saat ini masih kosong.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyebut, pengisian jabatan ke depan tidak lagi dilakukan secara konvensional.

“Ada dua alternatif yang disiapkan, bisa melakukan pergeseran dari satu jabatan, atau diisi melalui mekanisme manajemen talenta,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.

Namun, dalam kondisi tertentu, opsi “shelter” tetap dibuka, yakni ketika belum ada Apartur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi kualifikasi dalam sistem penilaian. Meski begitu, jalur ini bukan pilihan utama.

“Kalau kualifikasinya tidak terpenuhi masih memungkinkan dilakukan shelter. Tapi prioritas utama kita adalah bagaimana bisa menggunakan manajemen talenta,” tegasnya.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan sebelumnya, di mana promosi jabatan hanya bisa diakses ASN dengan nilai kinerja tinggi, yakni di rentang 7 hingga 9.

Artinya, ruang bagi ASN dengan performa sedang di nilai 5 dan 6 secara otomatis tertutup untuk naik jabatan.

Dengan skema ini, Pemkot Samarinda berupaya menekan praktik subjektivitas dan politisasi jabatan yang selama ini kerap menjadi celah dalam birokrasi, sekaligus mendorong terciptanya kompetisi yang lebih sehat di kalangan ASN.

Meski begitu, Andi Harun tidak menutup mata bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur masih menjadi tantangan.

Ia mengakui, belum semua ASN mampu memenuhi standar dalam sistem manajemen talenta, sehingga perbaikan kualitas tetap menjadi pekerjaan besar yang harus terus dilakukan.

“Masih ada upaya pembangunan kualitas SDM di lingkungan pegawai kita yang harus diperbaiki nilainya,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Pemkot Samarinda berharap pengisian jabatan ke depan dapat berjalan lebih objektif, terukur, dan berbasis kinerja.

Related posts

Samarinda Tutup Celah Politisasi, Promosi Jabatan Kini Murni Adu Kinerja

Firda

Neneng Chamelia Shanti Jadi Sekda Samarinda, Harus Berani Koreksi Kepala Daerah

Firda

Andi Harun Apresiasi Kinerja Pejabat Purna Tugas, Sebut Layak Diperpanjang Masa Dinas

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page