infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Segmen 1 Teras Samarinda Tertunda, PUPR Usul Tambah Anggaran Rp10 Miliar

Teks: PKK Tahap 2 M. ilhamsyah , saat memberikan keterangan (Infosatu.co/Andika)

Samarinda, Infosatu.co – Pelaksanaan pembangunan Teras Samarinda tahap II masih menyisakan sejumlah pekerjaan dan evaluasi teknis.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tahap 2
M. Ilhamsyah menjelaskan, adanya kekurangan pekerjaan di lapangan tidak lepas dari kendala teknis saat proses pemancangan.

Pada pelaksanaan awal, ditemukan batu di area tertentu sehingga metode kerja harus diubah dari pemancangan biasa menjadi bore piling (bor tanah).

“Karena ada batu di titik tertentu, metode pemancangan kita ubah menjadi bore piling. Tentu biayanya berbeda dengan metode biasa, itu yang memengaruhi,” ujar Ilhamsyah, Selasa 3 Maret 2026.

Terkait sorotan dewan mengenai perbedaan railing di segmen 1 yang tidak menggunakan material stainless seperti di segmen lain, Ilhamsyah menyebut perubahan masih dimungkinkan.

Ia mengatakan desain awal mempertimbangkan estetika dan penyesuaian dengan elemen lampu serta konsep pembeda antara area darat dan sungai.

“Kalau mau diubah bisa saja, nanti kita evaluasi lagi. Awalnya pertimbangannya agar matching dengan lampu dan konsep desain,” jelasnya.

Ia juga memastikan railing besi telah dilapisi antikarat sebelum pengecatan, sebagai bentuk perlindungan material dari korosi mengingat lokasi berada di kawasan sungai.

Terkait pembukaan segmen 2, 3, dan 4 yang telah selesai, Ilhamsyah menyebut secara teknis memungkinkan untuk dibuka. Namun saat ini proyek masih dalam masa pemeliharaan dan menjadi tanggung jawab kontraktor.

“Secara teknis memungkinkan dibuka, tapi masih masa pemeliharaan. Kita juga harus jelas dulu siapa pengelolanya, supaya kalau ada kerusakan bisa langsung ditangani,” katanya.

Ia menambahkan, tambahan anggaran sekitar Rp10 miliar masih dalam tahap usulan tahun ini. Anggaran tersebut direncanakan untuk penyelesaian lantai, taman, serta mekanikal dan elektrikal (ME) yang belum tuntas.

Teks: Plt Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Hendra Kusuma(Infosatu.co/Andika

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Samarinda Hendra Kusuma, menyampaikan bahwa tiga segmen yang telah selesai pada prinsipnya sudah diserahkan.

Namun di tingkat pemerintah kota masih akan dibahas lebih lanjut terkait pengelolaannya.

“Kalau dari kami sudah menyerahkan tiga segmen itu. Tinggal nanti dibahas di tingkat kota siapa yang mengelola,” ujar Hendra.

Untuk penyelesaian segmen 1, pihaknya masih menunggu kepastian anggaran sebelum memulai proses pengadaan barang dan jasa.

Ia berharap jika anggaran disetujui dalam waktu dekat, pekerjaan bisa dilaksanakan dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

“Kalau anggaran cepat tersedia, kami siapkan proses pengadaan dan mudah-mudahan bisa selesai sebelum akhir tahun. Estimasi pengerjaan bisa lebih dari enam bulan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Samarinda, lanjut Hendra, saat ini masih menyesuaikan kondisi fiskal daerah. Jika anggaran belum tersedia di awal tahun, kemungkinan dapat dimasukkan dalam perubahan atau pembahasan anggaran berikutnya.

Dengan demikian, pembukaan penuh Teras Samarinda tahap II masih menunggu kejelasan pengelolaan serta penyelesaian sisa pekerjaan di segmen 1.

Related posts

SD 012 Lok Bahu Kerap Tergenang, Disdik Samarinda Segera Rapat Cari Solusi

Firda

Menunggu SE Kemenaker, Disnaker Samarinda Siapkan Posko Pengaduan THR

Andika

5 Sektor Terapkan Upah di Atas UMK, Disnaker Samarinda Tegaskan THR Tak Boleh Dicicil

Andika

You cannot copy content of this page