Samarinda, infosatu.co – Wakil Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Saefuddin Zuhri, mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat dan membangun Kota Samarinda dalam suasana Safari Ramadan di Masjid As-Somad, Jalan Sultan Sulaiman Pelita 2.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan warga, serta memohon doa agar kepemimpinan yang dijalankannya bersama Wali Kota dapat membawa kebaikan bagi kota.
“Ramadan ini adalah bulan penuh berkah, bulan ketika ampunan dibukakan dan segala hal yang tidak diridai Allah SWT ditutup. Karena itu, ayo memperbanyak amal, baik untuk sesama maupun untuk kemaslahatan masjid,” ujarnya, Senin, 23 Februari 2026.
Saefuddin juga mengenang kunjungannya ke masjid tersebut yang telah beberapa kali dilakukan. Ia menyebut ini kali ketiga ia datang.
Kunjungan pertama dilakukan saat dirinya belum menjabat sebagai wakil wali kota, kemudian saat periode pertama menjabat, dan kini kembali hadir setelah satu tahun tiga hari dilantik pada 20 Februari.
“Alhamdulillah, saya mohon doanya semua. Semoga perjalanan untuk menjaga Pemerintah Kota Samarinda, semoga Pak Wali Kota dengan saya bisa menjalani perjalanan dengan baik, berkat doa Bapak-Ibu semua,” tuturnya.
Ia meyakini doa yang dipanjatkan di masjid adalah doa yang mustajab. Karena itu, ia berharap agar kepemimpinan yang dijalankan dapat memberi manfaat bagi masyarakat, tidak hanya di dunia tetapi juga menjadi amal kebaikan.
Menurutnya, perjalanan membangun Samarinda masih panjang. Masih banyak pekerjaan rumah pemerintah kota yang belum selesai dan berbagai kekurangan yang perlu dibenahi.
Ia pun membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan saran dan masukan.
Saefuddin mencontohkan persoalan saluran air di lingkungan rumah. Ia mengajak warga untuk tidak selalu menunggu pemerintah turun tangan, melainkan bergerak bersama menjaga kebersihan di depan rumah masing-masing.
“Kalau memang bisa dikeruk sendiri, ya dikeruk sendiri. Tidak usah menunggu pemerintah. Ayo kita sama-sama, di depan rumah kita sendiri. Insyaallah kalau itu kita jalankan bersama-sama, untuk merawat Kota Samarinda, ke depannya kota ini akan menjadi kota yang benar-benar aman dan nyaman,” katanya.
Saefuddin menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat memiliki kekurangan masing-masing.
Namun jika keduanya saling menutupi dan saling menguatkan, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama.
“Kalau sudah saling menyadari, saling menutupi, saling bersama-sama, insyaallah tidak lama kita menjadikan kota yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Saefuddin juga mengingatkan agar warga tidak segan menyampaikan aspirasi secara langsung.
Ia menyinggung perbedaan tanggung jawabnya dulu saat masih menjadi akuntan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan sekarang sebagai wakil wali kota yang harus mengurusi seluruh wilayah Samarinda, dari bandara hingga ke kampung-kampung.
Ia menyebutkan, dengan jumlah 1.997 RT di Kota Samarinda, tidak mungkin dirinya bisa menjangkau semuanya secara langsung tanpa dukungan komunikasi dari masyarakat. Karena itu, ia berharap adanya keterbukaan dan kebersamaan.
“Kita sama-sama, semoga Kota Samarinda jadi kota aman dan nyaman, kota yang layak untuk hidup kita,” tutupnya.
Safari Ramadan tersebut juga dirangkai dengan pembagian sembako kepada masyarakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pemerintah Kota Samarinda sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan.
