infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Puasa Baik untuk Kesehatan, Dinkes Ingatkan Antisipasi Penyakit Pencernaan

Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kukasih (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Di bulan puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menjaga pola makan dan kesehatan, terutama terkait gangguan saluran pencernaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kukasih, menegaskan bahwa puasa pada dasarnya baik untuk kesehatan, asalkan dijalankan dengan cara yang benar.

Menurut Ismed, dari sisi agama maupun kesehatan, puasa memiliki manfaat besar bagi tubuh. Ia bahkan mengutip istilah yang kerap disampaikan dalam ajaran Islam.

“Puasa itu kan ‘shummu tashihhu’. Artinya, dari sisi agama Islam puasa itu untuk kesehatan sangat baik,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.

Namun demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak keliru dalam menjalankan pola makan saat sahur dan berbuka.

Semangat berpuasa, Ismed mengingatkan jangan sampai berlebihan ketika waktunya makan tiba.

“Yang penting caranya dulu. Jangan semangatnya semangat 45, sudah puasa, makannya malah super. Nah itu yang paling penting,” katanya.

Ismed menjelaskan, puasa sejatinya memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Karena itu, pola makan yang tidak terkontrol justru bisa memicu gangguan kesehatan, terutama ketika memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan.

“Biasanya di awal puasa masih bagus. Tapi ketika di tengah, nafsu makan meningkat, semua mau dimakan. Jadinya bagaimana? Tidak termakan juga,” ujarnya.

Ia menyebut penyakit yang perlu diantisipasi selama bulan puasa umumnya berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti maag dan diare. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih disiplin dalam menjaga asupan makanan.

Dari sisi Dinas Kesehatan, terdapat dua langkah utama yang dilakukan. Pertama, mengingatkan masyarakat terkait perilaku individu dalam menjaga pola hidup sehat selama puasa. Kedua, memastikan keamanan pangan melalui pengawasan di lapangan.

“Kalau dari sisi Dinas Kesehatan itu ada dua hal. Pertama perilaku individunya, kemudian kita juga menjaga keamanan pangan. Di kami ada kesehatan lingkungan yang melakukan pengawasan,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas di lapangan juga melakukan pengawasan terhadap makanan untuk memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.

Dengan langkah tersebut, Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan sehat dan nyaman hingga akhir Ramadan.

Related posts

Isi Kekosongan Lewat Rolling dan Promosi, Disdikbud Kejar Status Definitif Kepala Sekolah

Firda

Penguatan Layanan Primer Kunci Tekan Beban Biaya Rumah Sakit

Firda

Kebijakan Baru BPJS Diantisipasi, Peserta PBI Nonaktif Bisa Direaktivasi

Firda

You cannot copy content of this page