infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Porprov 2026 Terancam Mundur ke 2027, Mayoritas Daerah Terkendala Anggaran Atlet

Teks: Plt Kepala dinas Dispora Kaltim, Muhammad Faisal (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 terancam mundur ke 2027.

Meski Kabupaten Paser sudah menyatakan siap menjadi tuan rumah pada 2026, lebih dari 50 persen kabupaten/kota belum menganggarkan dana untuk mengirim atlet.

Sehingga keputusan akhir masih menunggu pembahasan bersama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan dalam rapat koordinasi (rakor) terakhir terungkap lebih dari 50 persen daerah belum mengalokasikan anggaran untuk keikutsertaan atlet.

“Ya Porprov kemarin Paser sudah menyatakan siap di 2026. Cuma pertanyaannya, apakah kabupaten/kota siap? Nanti Porprov-nya siap, yang ikutnya cuma dua daerah, kan kacau juga,” ujarnya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi situasi pascapemotongan anggaran yang membuat daerah harus melakukan penyesuaian.

“Nah, dari rakor kemarin kami lebih dari 50% menyatakan tidak ada anggaran untuk mengirim atlet. Sehingga kami berkesimpulan kemarin akan mengadakan pertemuan di Ramadan ini bersama-sama Kadispora dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indoesia (KONI) di sana, bersama Bapak Bupati untuk memutuskan apakah tetap jalan 2026 atau di 2027,” jelasnya.

Faisal menambahkan, meskipun suara terbanyak dalam rakor menginginkan pelaksanaan diundur ke tahun 2027 pada triwulan pertama agar lebih aman, keputusan final tetap akan dibahas bersama seluruh pihak terkait.

“Dari suara banyak yang menginginkan di 2027 di triwulan pertama. Jadi jauh lebih safe, lebih aman,” katanya.

Terkait daerah yang belum siap, Faisal meluruskan bahwa persoalannya bukan pada kesiapan, melainkan belum adanya penganggaran dalam APBD masing-masing daerah.

“Bukan belum siap, memang tidak dianggarkan mereka di anggaran. Ya kita harus memaklumi lah karena setelah pemotongan ini, kalang kabut juga anggaran,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak dapat menyebutkan daerah mana saja yang belum menganggarkan, karena itu merupakan hasil rapat internal.

Namun yang pasti, lebih dari 50 persen kabupaten/kota belum mengalokasikan dana.

“Yang jelas 50% lebih memang tidak dianggarkan, bukan tidak siap, tidak dianggarkan oleh pemerintah kabupaten/kotanya, sehingga sulit kan mengirim. Tapi ketika dianggarkan mereka siap,” tegasnya.

Untuk itu, Dispora Kaltim akan lebih dulu berkoordinasi dengan Bupati Paser selaku kepala daerah tuan rumah.

Selanjutnya, para kepala dinas pemuda dan olahraga di kabupaten/kota akan kembali melaporkan kondisi tersebut kepada bupati dan wali kota masing-masing.

“Jadi itu yang kami akan bicarakan dengan Bupati Paser dulu pertama, sambil Kadisporanya kembali ke Bupati dan Walikotanya, kemudian nanti kami ketemu di Ramadan ini bersama dengan Bupati Paser. Ini jadi ajang pemutus untuk keputusannya,” pungkas Faisal.

Related posts

Lampu Stadion Segiri Jadi Catatan, Gubernur Siap Benahi Jika Ditunjuk PSSI

Firda

Mobil Operasional Gubernur Dikembalikan, Proses Rampung Sebelum 31 Maret

Firda

Kuota Seribu Takjil Tak Cukup, Warga Minta Pembagian Lebih Tertib

Andika

You cannot copy content of this page