Canberra, infosatu.co – Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese pada Senin.13 April 2026, mengatakan dirinya ingin melihat pelanjutan perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, dan berakhirnya konflik di Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara televisi dengan Australian Broadcasting Corporation saat ditanya soal pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait blokade Selat Hormuz.
Albanese mengatakan dirinya ingin melihat “terwujudnya perdamaian secara permanen, tercapainya deeskalasi, tidak ada lagi nyawa warga sipil yang melayang, berakhirnya kerusakan infrastruktur sipil, serta yang terpenting, dibukanya kembali Selat Hormuz dengan kebebasan pelayaran.”pintanya.
Ia menambahkan bahwa Australia belum diminta untuk bergabung dengan blokade AS di Selat Hormuz, dan negara itu berharap kebebasan pelayaran dapat kembali pulih di rute perdagangan penting tersebut.
