infosatu.co
Samarinda

Pengusaha Nahdliyin dan MUI Kaltim, Matangkan Peresmian Masjid Keramat di Sangatta

Teks: Sekretaris HPN Kaltim Sobirin Bagus (Kiri) saat bersilaturahmi ke Ketua MUI Kaltim K.H. Muhammad Rasyid (Kanan) membahas peresmian Masjid Keramat Sangatta. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kalimantan Timur melakukan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur (Kaltim) membahas persiapan peresmian Masjid Keramat yang berlokasi di Sangatta, Kutai Timur.

Pertemuan yang berlangsung pada Selasa, 23 Maret 2026 tersebut dihadiri Sekretaris HPN Kaltim, Sobirin Bagus, yang juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Modern Aura Panca Bhakti di Sangatta Utara.

Silaturahmi tersebut disambut langsung Ketua MUI Kaltim, K.H. Muhammad Rasyid.

Sobirin menjelaskan, pertemuan tersebut memiliki dua agenda utama. Selain sebagai momentum silaturahmi Lebaran, pertemuan juga membahas kesiapan peresmian Masjid Keramat yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Pertama tentu silaturahmi Lebaran. Yang kedua kita membahas persiapan peresmian Masjid Keramat di Sangatta,” ujar mantan Ketua MUI Kutai Timur tersebut.

Disampaikannya, Masjid Keramat tersebut nantinya akan diresmikan langsung oleh Ketua MUI Kalimantan Timur. Saat ini, seluruh persiapan pembangunan masjid telah rampung dan tinggal menunggu penentuan waktu peresmian.

“Peresmiannya insyaallah oleh Ketua MUI Kalimantan Timur. Targetnya tidak lewat dari bulan haji sudah bisa diresmikan, karena secara fisik semuanya sudah siap, tinggal menyesuaikan waktu,” jelasnya.

Selain membahas peresmian masjid, pertemuan tersebut juga turut membahas rencana pengembangan pendidikan di kawasan yang sama, yakni pembangunan Universitas Nahdlatul Ulama (NU) di Sangatta.

Menurut Sobirin, keberadaan perguruan tinggi di wilayah tersebut dinilai sangat penting mengingat masih terbatasnya pilihan kampus bagi masyarakat setempat.

“Ke depan juga kita mempersiapkan pendirian Universitas Nahdlatul Ulama di Sangatta. Potensinya sangat besar karena kampus di sana masih minim, sementara banyak mahasiswa yang harus kuliah jauh, termasuk ke Samarinda,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Masjid Keramat dan rencana pendirian Universitas Nahdlatul Ulama tersebut berada dalam satu kawasan yang sama dengan luas lahan sekitar 12 hektare.

Kompleks tersebut berada di bawah naungan satu yayasan yang menaungi pengembangan kegiatan keagamaan sekaligus pendidikan di wilayah Sangatta.

Dengan adanya masjid dan rencana kampus tersebut, diharapkan kawasan itu nantinya dapat berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pendidikan bagi masyarakat di Kutai Timur dan sekitarnya.

Sobirin yang juga dikenal sebagai pengusaha di sektor ritel di wilayah Berau hingga Surabaya menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar rencana pengembangan tersebut dapat berjalan sesuai target.

“Harapannya tentu ini bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pendidikan bagi masyarakat di Sangatta dan sekitarnya,” pungkasnya.

Related posts

Lebaran Ketiga Big Mall Samarinda Dipadati Pengunjung, Semua Outlet Penuh

Firda

2 Terduga Pelaku Mutilasi Ditangkap, Pembunuhan Dirancang Sejak 3 Bulan Sebelumnya

Firda

Ratusan Jemaah Padati Masjid Miftahul Jannah, Khutbah Idulfitri Tekankan Ukhuwah

Firda

You cannot copy content of this page