infosatu.co
Samarinda

Pemudik Pilih Berangkat Lebih Dini Demi Antisipasi Perubahan Jadwal Lebaran

Teks: Beberapa pemudik yang berangkat menggunakan armada bus di terminal Lempake, Kamis, 19/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Sejumlah pemudik mulai memilih berangkat lebih awal menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan penetapan hari raya serta potensi kendala selama perjalanan.

Pantauan di Terminal Lempake Samarinda, Kamis, 19 Maret 2026, menunjukkan aktivitas penumpang masih terbilang kondusif. Belum terlihat lonjakan signifikan, namun pergerakan pemudik tetap berlangsung dengan ritme yang stabil sejak pagi hari.

Salah satu pemudik, Safruddin, bersama istrinya Antum Nurul Ain, warga asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, mengaku telah menyusun jadwal perjalanan sejak jauh hari demi memastikan dapat tiba di Kota Bontang sebelum Lebaran.

Ia menjelaskan, perjalanan ditempuh secara bertahap lintas provinsi, dimulai dari Pangkalan Bun menuju Banjarmasin, kemudian dilanjutkan ke Samarinda sebelum akhirnya menuju Bontang.

“Saya berangkat dari Pangkalan Bun hari Senin, Selasa sampai di Banjarmasin untuk istirahat di rumah orang tua. Besoknya baru lanjut ke Samarinda, dan hari ini mau ke Bontang,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan berangkat lebih awal dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal Lebaran sekaligus memberi waktu cadangan jika terjadi hambatan di perjalanan.

“Memang sudah diperkirakan waktunya, supaya bisa sampai sebelum Lebaran. Kalau Lebaran maju, masih ada waktu satu hari lagi, jadi lebih aman berangkat lebih dulu,” katanya.

Ia menambahkan, perjalanan lintas kota menggunakan transportasi umum mengharuskan pemudik menyesuaikan dengan jadwal yang tersedia di terminal.

“Kalau bus, kita tidak bisa memilih. Mana yang tersedia dan siap berangkat, itu yang kita naik. Yang penting bisa berangkat tepat waktu,” jelasnya.

Untuk rute Samarinda menuju Bontang, ia menyebut tarif perjalanan sekitar Rp50 ribu per orang.

Selain itu, ia juga membandingkan kondisi arus mudik tahun ini dengan pengalaman sebelumnya.

Menurutnya, suasana terminal kini cenderung lebih lengang dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Dulu sampai berebut beli tiket di loket, penumpang penuh. Sekarang lebih lengang, mungkin karena banyak yang pakai kendaraan pribadi,” tambahnya.

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan pola mudik di masyarakat. Jika sebelumnya pemudik cenderung berangkat mendekati puncak arus mudik, kini sebagian mulai mengatur perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan sekaligus memastikan tiba tepat waktu di kampung halaman.

Di sisi lain, kondisi arus mudik yang relatif landai juga dipengaruhi oleh perbedaan jadwal libur di berbagai sektor, sehingga pergerakan pemudik tidak terpusat pada satu waktu tertentu.

Related posts

2 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Samarinda Dapat Remisi, Bebas di Hari Idulfitri 2026

Rizki

Terminal Lempake Tetap Buka Saat Idulfitri 2026, Layanan Bus Disiagakan untuk Penumpang

Rizki

Arus Mudik di Terminal Lempake Landai, Penumpang Belum Membludak Jelang Lebaran

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page