infosatu.co
Samarinda

Pemkot Samarinda Siapkan 9.000 Sak Beras bagi Warga Miskin Ekstrem Jelang Lebaran

Teks: Ketua Tim TWAP Kota Samarinda, Safarudin saat memberikan keterangan Pers (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota Samarinda bersama Yayasan Dharma Bhakti Samarinda akan menyalurkan bantuan beras sebanyak 45 ton kepada warga miskin ekstrem menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bantuan tersebut setara dengan 9.000 sak beras, masing-masing berisi 5 kilogram, yang akan diberikan kepada 9.000 kepala keluarga (KK) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda, Safarudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Samarinda, dalam hal ini Wali Kota Samarinda, menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Dharma Bhakti Samarinda yang ikut berpartisipasi membantu warga Kota Samarinda menjelang hari raya Idulfitri,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa 45 ton beras yang akan dikemas dalam 9.000 sak. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan satu sak beras dengan berat 5 kilogram.

Safarudin menyebut, penyaluran bantuan akan diawali secara simbolis pada Sabtu di Kelenteng Yos Sudarso, kawasan Jembatan Sili, Samarinda.

“Insyaallah akan dibagikan pada hari Sabtu di kelenteng, dihadiri oleh Pak Wali Kota dan seluruh camat, lurah, serta pihak Yayasan Dharma Bhakti,” katanya.

Pada tahap awal, sebanyak 590 sak beras akan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari 59 kelurahan. Masing-masing kelurahan akan diwakili oleh 10 warga penerima.

Selanjutnya, sisa bantuan sebanyak 8.410 sak akan didistribusikan melalui kantor kelurahan pada Senin, untuk kemudian dibagikan langsung oleh lurah kepada warga di lingkungan masing-masing.

Safarudin menegaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah didata oleh Dinas Sosial Kota Samarinda sehingga penyaluran dilakukan berdasarkan data resmi.

“Data angka kemiskinan kita dari Dinas Sosial sudah ada, jadi pendistribusiannya berbasis data,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus terjalin melalui kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, yayasan, dan lembaga sosial, sehingga dapat membantu mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan di Kota Samarinda.

Related posts

Disdikbud Samarinda: Kursi Cukup, Masalahnya Rebutan Sekolah Favorit

Firda

Dishub dan Satlantas Samarinda Fokus Pantau Titik Rawan Macet Jelang Arus Mudik

Firda

Amankan Kendaraan Saat Mudik, Polresta Samarinda Sediakan Penitipan Gratis

Firda

You cannot copy content of this page