Bontang, infosatu.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan peningkatan peringkat dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Saat ini posisi Kota Bontang berada di peringkat 45 secara nasional, namun pemerintah daerah tetap optimis dengan memasang target ambisius mampu menembus lima besar, dengan target minimal masuk 10 besar.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat memimpin Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025 di Gedung Auditorium 3D, Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam arahannya, Agus Haris menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memastikan kesiapan data dan dokumen yang menjadi bahan evaluasi pemerintah pusat.
Menurutnya, peningkatan peringkat hanya dapat dicapai jika seluruh indikator disusun dengan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita harus memastikan kota ini siap secara substansi dan data menghadapi evaluasi. Kita punya kapasitas, sumber daya manusia dan fiskal yang cukup, tetapi itu hanya bisa tercapai jika kita bekerja disiplin dalam penyusunan data,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Pemkot Bontang menyoroti lima indikator utama yang menjadi fokus perbaikan dalam penilaian EPPD.
Indikator pertama adalah persentase jalan dalam kondisi baik sebagai bagian dari kinerja pembangunan infrastruktur daerah.
Kedua, Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan yang mencerminkan kualitas layanan pendidikan dasar bagi masyarakat.
Ketiga, SPM kesehatan, termasuk penanganan stunting yang saat ini masih berada di atas 12,5 persen.
Keempat, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang diminta agar disajikan secara akurat sesuai kondisi riil di lapangan.
Kelima, tindak lanjut rekomendasi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi bagian penting dalam penilaian tata kelola pemerintahan daerah.
Agus Haris juga meminta setiap kepala OPD bertanggung jawab penuh terhadap indikator yang berada dalam kewenangannya serta memastikan data yang disampaikan telah melalui proses verifikasi internal.
Ia optimistis dengan kerja sama seluruh perangkat daerah, peringkat kinerja Kota Bontang dapat meningkat secara signifikan dalam penilaian EPPD mendatang.
“Target utama kita masuk lima besar, minimal 10 besar. Ini bisa tercapai jika semua perangkat daerah serius menyiapkan data dan indikator yang dinilai,” pungkasnya. (Adv)
