infosatu.co
DPRD BONTANG

Pedagang Tidak Menolak Pindah, Rustam: Ada Catatan yang Ingin Dipertimbangkan

Bontang, infosatu.co – Polemik relokasi pedagang ke Pasar Taman Citra Mas Loktuan masih menuai pro dan kontra. Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam pun meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang untuk memberikan penjelasan.

Pasalnya pihaknya menerima sembilan tuntutan para pedagang yang harus diakomodir. Politikus Golkar itu mengatakan, memang harus ada penjelasan lanjutan dari Diskop-UKMP kepada pedagang. Sebab, mereka semua tidak menolak pemindahan, hanya saja ada catatan yang perlu dipertimbangkan.

“Catatan itu harus dipertimbangkan, diselesaikan secara musyawarah. Intinya komunikasi mencari jalan yang terbaik,” jelasnya.

Menanggapi itu, Kepala Diskop-UKMP Bontang, Kamilan mengatakan hingga saat ini pedagang belum menempati lapak ikan. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Diskop-UKMP akan mengirimkan surat peringatan sebanyak 3 kali.

Sebab diketahui, per 25 Juli 2022 sebanyak 25 pedagang yang sudah menempati bangunan baru. Padahal masih ada pedangan ikan lainnya yang ingin menempati lapak, kios, dan los di Pasar Citra Mas Loktuan.

“Dari 59 pedagang baru 25 yang sudah menempati pasar yang baru,” ungkapnya saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Sekretariat Dewan, Senin (25/7/2022).

Ia menambahkan, pihaknya kembali memberikan waktu pedagang untuk pindah, dengan melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali.

“Kita sudah persuasif, pedagang kita tunggu untuk segera pindah, akan disurati 3 kali. Kalau memang tidak juga mau pindah, akan kita berikan ke pedagang lain, karena banyak pedagang ikan yang tidak kebagian minta ke kami,” pungkasnya.

Related posts

Arfian Arsyad Mengapresiasi Rencana Pemerintah dalam Program Belajar Bahasa Inggris untuk Paskibraka

Asriani

Enam Fraksi DPRD Bontang Menyetujui Raperda RPJMD 2025-2029, PDIP dan PKB sampaikan Beberapa Catatan

Asriani

Fraksi PKS bersama Nasdem Beri Delapan Catatan dalam RPJMD Bontang 2025-2029

Asriani

You cannot copy content of this page