Samarinda, infosatu.co – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa BBI berhasil menaikkan lebih dari 3,8 juta UMKM dan Bumdesa pada platform digital sehingga memiliki cakupan pemasaran yang luas.
“Itu tahun 2020, sedangkan di tahun 2021, gerakan ini menaikkan 6,07 juta UMKM dan Bumdesa untuk masuk dalam platform digital. Meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” ungkapnya di Samarinda Convention Hall Kompleks Stadion Madya Sempaja, Selasa (12/10/2021).
Saat ini Go Borneo telah memiliki 8.000 mitra binaan UMKM dan Bumdesa, 220 di antaranya masuk dalam platfrom e-Commerce Pertamina Smexpo.
Dalam setahun, UMKM yang tergabung dalam pertamina smexpo memiliki omzet Rp 195 juta hingga Rp 283 juta. Dan telah memberi kesempatan bekerja pada 1.540 pekerja, jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai target,” jelasnya.
Berkat dukungan banyak pihak kata Menteri Abdul Halim, saat ini Kaltim memiliki 220 UMKM dan Bumdesa yang masuk dalam platform e-Commerce dan 4 Bumdesa telah mengekspor produknya.
“Ke depannya, pembinaan akan diperluas hingga mencapai sekitar 7.500 untuk pengusaha kecil dan Bumdesa lainnya,” terangnya.
Sebelum menutup sambutan, Menteri Abdul Halim sempat memberikan dua pantun untuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.
“Saya punya pantun untuk Pak Luhut. Mencari belut harus tahu sarang, perlu latihan khusus di waktu luang. Pak Luhut orangnya lugas sedikit garang, sebagai mantan kopasus selalu siap berjuang,” ujarnya.
“Satu lagi pak, masih dalam mencari belut. Mencari belut di sungai mati, sehatkan badan tidak usah beli. Pak Luhut orangnya baik hati, menjadi komandan cocok sekali,” sambung Menteri Abdul Halim.
Menanggapi hal itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan sangat mengapresiasi pantun yang diberikan Menteri Abdul Halim.
“Saya apresiasi tinggi kepada Gus Halim yang ternyata seleranya tinggi juga, pakai belut segala macam. Terima kasih, tidak tahu siapa yang buat namun pantunnya ngena juga. Saya juga berterima kasih dengan teman lama, Pak Isran Noor, makin paten saja,” kata Menko Marves Luhut. (editor: irfan)