Bontang, infosatu.co – Menjelang masa libur Hari Raya Idulfitri, Wali Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) Neni Moerniaeni, mengingatkan para pejabat publik agar tetap siap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ketika seseorang menerima amanah sebagai pejabat publik, ruang privasi secara otomatis menjadi lebih terbatas karena tanggung jawab yang harus dijalankan setiap saat.
“Sebagai pejabat publik, ruang privasi kita memang berkurang. Ketika kita menerima amanah itu, kita harus siap menjalankan tanggung jawab tersebut,” ujar Neni, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia menegaskan hal tersebut tidak hanya berlaku bagi dirinya sebagai wali kota, tetapi juga bagi seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari wakil wali kota, anggota DPRD, hingga aparatur sipil negara (ASN).
Neni menilai, pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal batas waktu.
Dalam kondisi tertentu, pemerintah tetap harus hadir di tengah masyarakat, termasuk ketika berada di masa libur.
“Sebagai wali kota, wakil wali kota, DPRD, maupun ASN, ruang privat kita ketika mendapatkan amanah itu memang berkurang,” katanya.
Ia mencontohkan, dalam situasi darurat seperti banjir atau kebakaran, pemerintah daerah tetap harus turun langsung ke lapangan meskipun peristiwa tersebut terjadi pada hari libur.
“Ketika hari libur ada banjir, kita turun. Ketika hari libur ada kebakaran, kita juga turun. Karena memang itu bagian dari tanggung jawab kita kepada masyarakat,” jelasnya.
Neni berharap seluruh jajaran pemerintah tetap menjaga komitmen dalam menjalankan tugas dan amanah, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang dan selama masa libur Idulfitri.
“Kita harus menjalankan amanah ini sesuai dengan tanggung jawab kita masing-masing,” pungkasnya. (Adv)
