Samarinda, infosatu.co – Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang saat ini, tentu membawa pengaruh drastis pada masyarakat dan industri. Dan guna mengantisipasi terhadap pengaruh negatif yang ditimbulkannya.
Dalam mengantisipasi pengaruh negatif, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim telah melaksanakan roadshow literasi media kepada masyarakat dan mahasiswa.
Literasi media yang telah dilakukan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim secara resmi ditutup Gubernur Kaltim diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim HM. Syirajudin digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (23/11/2022).
Syirajudin mengatakan atas nama pemerintah memberikan apresiasi kepada KPID Kaltim bekerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), menggelar literasi media, dengan harapan berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat dalam dalam menangkal hoax.
“Karena itu, di era baru ini terjadi perkembangan dan evolusi teknologi digital yang sangat pesat, sehingga lingkungan dan nilai-nilai masyarakat dunia menjadi semakin beragam dan kompleks. Oleh karena itu. kita harus mengerti dan bijak dalam menghadapinya, dengan memanfaatkan peluang yang ada untuk membangun hal-hal positif,” kata Syirajudin.
Ia menambahkan, society 5.0 sebenarnya dapat memberikan peluang positif bagi setiap orang mendapatkan informasi melalui media penyiaran.
“Pemprov Kaltim terus mendorong masyarakat luas untuk mengenal, memahami dan memanfaatkan media digital untuk pengembangan bisnis online, terutama di masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak tahun 2019 lalu,” tandasnya.
Kata Syirajudin Pemprov Kaltim juga terus berupaya memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM dan mendorong pemanfaatan kemajuan teknologi untuk bisnis online, sehingga perekonomian Kaltim semakin maju dan berkembang. Begitu pula dengan masyarakat semakin kuat dan tangguh dalam mengembangkan usahanya.
“Tentu sangat penting untuk mendukung kehadiran IKN di Kaltim yang diyakini akan memberi dampak positif terbukanya banyak peluang usaha, yang juga harus bisa direbut masyarakat Kaltim,” pesan Syirajudin.
Kegiatan tersebut dirangkai penandatanganan MoU antara KPID Kaltim dan UNU dan seminar dengan tema peran masyarakat dalam penguatan ekonomi dan budaya di era Society 5.0 melalui media massa (penyiaran) menuju IKN tangguh.
