
Penulis: Lydia – Editor: Achmad
Samarinda, infosatu.co – PT. Kaltim Kariangau Terminal (KKT) dibentuk untuk mengelola, dan memberikan jasa kepelabuhanan di Kariangau. Fungsinya, memberikan pelayanan secara efisien dari segi waktu dan biaya. Sehingga, dapat menunjang perekonomian di benua etam.
“Sesuai fungsi KKT, yaitu untuk menunjang ekonomi di Kaltim. Kemarin, Komisi II melakukan kunjungan kerja ke KKT Balikpapan, sebagai bentuk untuk monitoring perusda tersebut,” urai anggota Komisi II DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi, saat menghadiri undangan natal bersama Ikamba di colorado. Jumat (17/1/2020) malam.
Ia mengatakan, bahwa kunjungan yang dipimpin oleh wakil Ketua Komisi II Baharuddin Demmu, diterima langsung oleh Direktur Keuangan dan SDM PT. KKT Suherman.
“Kebetulan, jajaran direksi lagi berada di Jakarta, ada rapat dengan Pelindo IV,” ungkapnya pada infosatu.co.
Kunjungan tersebut terkait pelaksanaan fungsi Komisi II dalam pengawasan terhadap BUMD di Kaltim.
“Tentunya banyak sekali permasalahan yang kita dapat. Nantinya, akan kita bahas di rapat bersama KKT hari senin,” terangnya.
Diakuinya bahwa kunjungan Komisi II yang meliputi aset dari MBS ini, yaitu ingin menggali informasi lebih dalam terkait perkembangan bisnis dari KKT.
“Kita ingin lihat, bisnis yang dilakukan KKT ini bergerak di bidang apa saja. Apakah selama ini ada kendala, penyertaan modalnya seperti apa, dan berapa profit yang di dapat selama ini. Lalu, pembagian hasil dengan Pelindo IV itu seperti apa. Itu saja yang ingin kami tahu,” ujar pria kelahiran 1990 ini.
Diungkapkannya, bahwa KKT sudah memberikan data kepada Komisi II, namun tidak secara rinci.
“Untuk lebih jelasnya, nanti kita akan mendengarkan paparan dari jajaran direksi yang akan diundang nanti. Tentu saja yang kita harapkan ke depan, perusda bisa lebih mandiri. Bukan hanya nama saja, tetapi bisa meningkatkan PAD untuk membantu perekonomian di daerah,” harap politisi Gerindra ini.
