infosatu.co
DPRD Samarinda

Kinerja BUMD Samarinda Disorot DPRD, Kontribusi ke PAD Dinilai Belum Maksimal

Teks: Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co — Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Iswandi, menilai kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Perusahaan Umum Daerah (Perusda) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih belum optimal dan perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa sumber-sumber pendapatan daerah sejatinya beragam, termasuk yang berasal dari BUMD dan Perusda.

Namun, hingga saat ini, kontribusi sektor tersebut dinilai masih terlalu kecil dan belum sebanding dengan investasi yang telah ditanamkan pemerintah daerah.

“Kontribusinya masih belum signifikan jika dibandingkan dengan modal yang kita tanamkan. Bahkan, ada yang hasilnya masih di bawah potensi jika dana itu dikelola dengan skema lain,” ujar Iswandi, Jumat, 6 Februari 2026.

Iswandi menyebutkan bahwa BUMD yang dimiliki Kota Samarinda, di antaranya Varia niaga, Perumdam Tirta Kencana (PDAM), serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Dari sejumlah BUMD tersebut, BPR Samarinda disebut masih belum memberikan hasil maksimal.

Meski demikian, ia mengapresiasi upaya perbaikan yang dilakukan oleh jajaran direksi baru.

Menurutnya, langkah penyesuaian yang dilakukan sudah mampu menutup kerugian sebelumnya, bahkan berpotensi menghasilkan laba pada tahun mendatang.

Sementara itu, Perumdam Tirta Kencana dinilai sudah mulai mencatatkan laba.

Namun, Iswandi menyoroti kinerja Varia Niaga yang pada tahun 2025 hanya memberikan kontribusi sekitar Rp500 juta, padahal penyertaan modal yang diberikan telah mencapai Rp10 miliar.

“Kalau dihitung secara bisnis, ini belum signifikan. Dengan bunga simpanan 7 persen saja, hasilnya bisa mencapai Rp700 juta. Artinya, masih ada ruang besar untuk peningkatan kinerja,” tegasnya.

Namun demikian, Iswandi menekankan bahwa fungsi BUMD tidak semata-mata untuk mengejar keuntungan.

Menurutnya, BUMD juga memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“BUMD bukan hanya soal laba. Mereka juga berfungsi membantu pemerintah daerah, seperti menstabilkan harga kebutuhan pokok, pemenuhan layanan air bersih, hingga mendukung usaha mikro,” jelasnya.

Ia menegaskan, selama kontribusi BUMD terhadap masyarakat nyata dan dirasakan langsung, meskipun keuntungan finansial yang dihasilkan relatif kecil, hal tersebut tetap dapat diterima.

Related posts

Viktor Yuan: Tamu Meningkat, Open House Halalbihalal Tahun Ini Sepertinya Bisa Kehabisan Makanan

Firda

Gaya Open House Celni Pita Sari, Tak Bermewah-mewah dan Sesederhana Mungkin, Ini Alasannya!

Firda

Open House, Ahmad Fananzda: dari Tahun ke Tahun Jumlah Tamu yang Hadir Terus Meningkat

Firda

You cannot copy content of this page