infosatu.co
NASIONAL

Kekurangan Pelatih, Cabor Panahan Kaltim Minta Dukungan Pemerintah

Anggota DPRD Kalimantan Timur Ir Sutomo Jabir

Samarinda, infosatu.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur Ir Sutomo Jabir berharap agar cabang olahraga panahan di Benua Etam bisa mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Pasalnya, olahraga ini dirasa dapat ikut berkontribusi dalam pemerataan pembangunan yang ada di Provinsi Kaltim. Mengingat, indeks pemerataan pembangunan Kaltim masih cukup jauh. Bahkan, Kaltim belum bisa menepis angka kesenjangan selama tiga tahun terakhir ini.

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan tenaga keolahragaan maka pelatihan wasit, juri serta pelatih tingkat kabupaten/kota maupun provinsi juga harus dan terus diselenggarakan.

Sutomo Jabir yang merupakan Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kaltim juga membeberkan bahwa saat ini Kaltim kekurangan juri. Bukan hanya juri saja, tapi Kaltim juga kekurangan pelatih.

“Mungkin ke depan bisa kita pikirkan menambah pelatih untuk olahraga ini, pastinya pelatih nggak bisa menangani sekian banyak atlet. Kita tetap mengharapkan dukungan dari Dispora,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Sinergitas dengan pihak terkait lainnya harus terus berlanjut supaya prestasi panahan dapat memberikan kontribusi peralihan medali untuk Kaltim dalam berbagai event, baik Kejurnas maupun PON yang nantinya akan diadakan di Aceh dan Sumatra Utara.

“Harapannya, panahan Kaltim yang masuk dalam PON dan DBON bisa mendapatkan dukungan. Kalau misal kemarin hanya meraih perak dan dua perunggu saja, mudah-mudahan event-event nasional dan PON selanjutnya bisa lebih maksimal lagi,” harapnya.

Besar harapan Sutomo agar wasit, juri maupun pelatih yang ada di Kaltim ini benar-benar diperhatikan pemerintah, tujuannya agar bisa mendapat pelatihan dan dikirim ke tingkat nasional.

“Apabila ada pelatihan di tingkat Nasional, baik wasit dan pelatih mohon diperhatikan. Kan supaya atlet-atlet dan pelatih ini juga bisa ke tingkat nasional. Terbukti saat ini, pelatih kita di panahan bisa ke SEA Games. Artinya sudah milik Indonesia,” ujarnya.

Tentu saja untuk mencapai semua itu, pengurus Perpani Kaltim tidak bisa berdiri sendiri. Selain dari pemerintah kata Sutomo, juga tak kalah pentingnya dukungan dari para pengurus kabupaten/kota dan atlet-atletnya.

“Saya pikir banyak potensi di Kaltim ini, tinggal butuh momen dan perhatian dari Pengurus Besar (PB) Perpani juga,” tegasnya.

Related posts

Kompetisi TIK Disabilitas Nasional, Difabel Didorong Berdaya di Era Digital

Martinus

Kapolda Jatim Kunjungi Petugas yang Luka Saat Amankan Unjuk Rasa di Grahadi

Zainal Abidin

Gedung DPRD Makassar Hangus Terbakar, 4 Orang Meninggal

Martinus

Leave a Comment

You cannot copy content of this page