infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Kaltim Menuju Eliminasi Total Malaria 2027, Fokus Pengawasan di Wilayah Rawan

Teks: Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin.

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menggenjot upaya pemberantasan malaria, yang semakin berkembang di Kaltim.

Ia katakan target ambisiusnya adalah seluruh wilayah Kaltim dinyatakan bebas malaria pada 2027.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimnatan Timur (Kaltim), Jaya Mualimin menyampaikan, saat ini enam dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim telah meraih status eliminasi malaria.

Namun, masih terdapat empat daerah yang belum mencapai indikator bebas penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium tersebut, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Paser, Kutai Timur dan Berau.

“Sebagian besar daerah sudah berhasil menekan angka parasit tahunan di bawah satu persen yang merupakan batas maksimal untuk dinyatakan bebas malaria. Hanya PPU dan Paser yang masih mencatat angka di atas lima persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Jaya Mualimin kepada awak media, Kamis, 26 Juni 2025.

Jaya Mualimin, menyoroti kawasan yang disebut sebagai “segitiga penyebaran” malaria di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu Kelurahan Sepan dan Sotek di PPU serta Desa Muser di Kabupaten Paser.

Ketiganya merupakan wilayah dengan karakteristik hutan lebat, yang menjadi habitat nyamuk Anopheles, faktor utama penyebar malaria.

“Aktivitas perambahan hutan menjadi salah satu penyebab utama. Para pekerja keluar-masuk hutan dan berisiko tinggi membawa parasit malaria saat kembali ke pemukiman,” ungkap Jaya Mualimin, seraya meyakini pada tahun 2027 Kaltim bebas Malaria.

Selain itu, sebagai bentuk intervensi langsung, Dinkes Kaltim telah mendirikan Pos Pemantauan Malaria di kawasan-kawasan tersebut.

Menurutnya, di pos ini, setiap individu yang melakukan aktivitas di area rawan wajib menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi kemungkinan terinfeksi parasit Malaria sejak dini.

“Jadi nanti yang keluar masuk di daerah ini akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas,”ucap Jaya Mualimin yang dekat dengan awak media itu.

Lebih lanjut, upaya ini menunjukkan hasil positif. Tren kasus malaria di wilayah PPU dan Paser mulai menunjukkan penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir.

“Gerakan yang uda dilakukan oleh Dinkes Kaltim bersama Dinkes Kabupaten dianggap berhasil,”urainya.

Lanjutnya, dengan hasil ini, Dinkes optimistis seluruh kabupaten/kota di Kaltim bisa mendapatkan status eliminasi pada 2027.

“Kami yakin, dengan pemantauan yang ketat dan kerja sama lintas sektor, target Kaltim bebas Malaria sepenuhnya dapat terwujud,” ucap Jaya Mualimin, dengan yakin program yang dicanangkan oleh Kadinkes bisa membawa hasil. (Adv/Diskominfokaltim)

Editor : Nur Alim

Related posts

Diskominfo Kaltim Dorong Desa Bangun Creative Hub Pasca Internet Gratis

adinda

Diskominfo Kaltim Siapkan Starlink Akses Internet Desa Terpencil Susah Listrik

adinda

Pemprov Kaltim Targetkan 841 Desa Terlayani Internet Gratis

adinda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page