infosatu.co
Samarinda

Kader Kwarda Pramuka Kaltim Dilatih Olah Limbah Organik di Eco Enzyme

Kwarda Gerakan Pramuka Kaltim gelar pelatihan pengolahan limbah organik eco enzyme. (foto: Lydia)

Samarinda, infosatu.co – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kaltim menggelar pelatihan pengolahan limbah organik eco enzyme di Gedung Pramuka Jalan M Yamin, Rabu (15/9/2021).

Suasana pelatihan pelatihan pengolahan limbah organik eco enzyme

Peserta pelatihan ini merupakan anggota pramuka yang berasal dari Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hal itu dikatakan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltim Drs. Hatta Zainal melalui Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Nidya Listiyono saat dihubungi infosatu.co.

Tio sapaan akrab Nidya Listiyono menjelaskan bahwa eco enzyme mampu menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat gas metana yang berasal dari pembusukan bahan organik (sayur dan buah).

“Siapa saja bisa membuat eco enzyme karena ini merupakan produk hasil fermentasi. Pengolahannya gampang dan bahan-bahannya mudah ditemui karena berasal dari sampah atau limbah dapur organik,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kota Samarinda ini juga membeberkan bahwa eco enzyme memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari yakni dapat digunakan sebagai karbol alami untuk kamar mandi dan wc serta mampu membersihkan lantai.

Selain itu, juga dapat menghilangkan bau tidak sedap di kamar mandi tetapi sangat aman untuk kulit sensitif atau alergi.

“Produk ini juga bisa menjadi campuran sabun cuci baju agar baju berwarna tidak rusak,” bebernya.

Di dunia pertanian, eco enzyme dapat digunakan sebagai pupuk organik dan untuk terapi tanah yang gersang. Kemudian juga sebagai penghilang pestisida, herbisida, insektisida, bahan kimia, logam berat, sel parasit sampai 85 persen pada buah dan sayur.

“Bisa juga membasmi 6 jenis kuman dan 4 jenis parasit, jadi campuran sabun cuci piring, pembersih alat dapur, pembersih kaca dan dapat mengurangi radiasi pada barang-barang elektronik,” ucapnya.

Selanjutnya, eco enzyme juga bermanfaat sebagai pemurni udara, pelancar saluran pipa pembuangan toilet maupun kitchen sink, pereda infeksi kulit dan alergi kulit.

“Juga sangat bisa menjadi antiseptik alami dan bahan detoks tubuh. Kalau ada biang keringat, gatal-gatal dan digigit nyamuk itu juga bisa pakai eco enzyme ini. Pokoknya sangat bermanfaat,” terangnya.

Menurutnya, eco enzyme juga menjadi solusi untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPA, pada akhirnya dapat menyelamatkan bumi.

“Melihat banyaknya manfaat dari eco enzyme ini, maka kader pramuka kita latih untuk mengolah limbah organik menjadi hal yang bermanfaat,” jelasnya.

Ia berharap, agar ke depannya semua kader pramuka dapat menyebar kebaikan dengan memberikan pelatihan kembali kepada masyarakat Kaltim untuk mengolah limbah rumah tangganya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Saya berharap kegiatan ini dapat dipraktikkan secara terus-menerus agar dapat mengurangi sampah di Kaltim. Kan bisa menyelamatkan lingkungan kita, jadi tidak lagi menyalahkan siapa pun,” harap Tio.

Dalam kesempatan tersebut, Tio juga berterima kasih kepada Tim Lingkungan Hidup karena sudah mau membantu dan mensukseskan penyelenggaraan pelatihan pengolahan limbah organik eco enzyme ini.

“Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada kak Ratna, kak Dedi, kak Wita dan kak Ida. Alhamdulillah pelatihan ini lancar,” tutupnya. (editor: irfan)

Related posts

DPMPTSP Sebut Perizinan Pematangan Lahan di Jalan Pembangunan Masih Berproses

Firda

Meski 62 Kasus Suspek Campak, Dinkes Samarinda Sebut Cakupan Imunisasi Tinggi

Firda

Saefuddin Zuhri Sebut Pagari Samarinda Seperti Anak yang Mampu Lari Kecang Meski Usianya Muda

Firda

You cannot copy content of this page