infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Jelang Lebaran, Pemkot dan Baznas Samarinda Bagikan 5.000 Paket Sembako

Teks : Ridwan Tassa

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Samarinda akan menyalurkan 5.000 paket sembako kepada warga, Senin (8/4/2024) pekan depan.

Asisten I Pemkot Samarinda Ridwan Tassa mengatakan bahwa teknis penyaluran paket sembako itu akan dilakukan di beberapa titik. Lokasinya seperti di Masjid Raya Darussalam, Kelurahan Pasar Pagi Samarinda.

Sebanyak 5.000 paket sembako itu didistribusikan pada masing-masing titik pembagian. Cara tersebut untuk menghindari antrean panjang dan penumpukan warga saat pembagian paket sembako.

“Senin depan tepatnya tanggal 8 April nanti, Baznas akan membagikan 5.000 paket sembako kepada masyarakat yang berhak menerima,” kata Ridwan usai rapat persiapan penyerahan paket sembako di Balai Kota Samarinda, Kamis (4/4/2024).

Meski pembagian paket sembako dijadwalkan Senin pekan depan, namun secara bertahap pihak Baznas Samarinda telah mendistribusikannya kepada warga yang berhak menerima sejak Kamis kemarin. Langkah ini juga bertujuan mengurangi risiko antrean pengambilan sembako di lokasi yang telah ditentukan.

“Di Masjid Raya Darussalam, nanti hanya akan dibagikan 2.000 paket sembako. Paket sembako ini berisi beras, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk pengadaan sembako ini berasal dari dana yang telah terkumpul di Baznas,” jelasnya.

Dalam hal ini, Baznas akan bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Samarinda untuk mendata masyarakat yang berhak menerima zakat. Ia juga berharap Wali Kota Samarinda dapat hadir untuk menyerahkan paket sembako secara simbolis.

“Kami juga berharap Baznas dapat membantu masyarakat dalam menyambut dan bergembira di Hari Raya Idulfitri,” tutupnya.

Related posts

Pemkot Nilai Praktik Penggunaan Lahan Warga untuk Fasum Warisan Pola Lama

Dhita Apriliani

Pemkot Akui Kelemahan Administrasi Aset Masa Lalu, Kendala Utama Sengketa Lahan

Dhita Apriliani

Penanganan Anak Jalanan Tak Bisa Disamaratakan, Sekolah Rakyat Jadi Salah Satu Opsi

Andika

You cannot copy content of this page