Samarinda,infosatu.co – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kaltim melaporkan bahwa potensi hujan lebat terjadi mulai pukul 09.00 Wita hampir di seluruh wilayah Samarinda, Jumat (2/7/2021).
Daerah yang diprediksi antara lain Kecamatan Loa Janan, Loa Kulu, Bongan, Muara Muntai, Palaran, Samarinda Seberang, Samarinda Ilir, Samarinda Ulu dan Penajam. Lalu dapat meluas ke wilayah Tenggarong, Sebulu, Muara Kaman, Kota Bangun, Peyinggahan, Jempang, Muara Pahu, Waru, Long Kali, Muara Lawa dan sekitarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda Ifran mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan terjadinya hujan mulai pukul 05.00 Wita.
“Memang terjadi genangan air di beberapa titik di wilayah Kota Samarinda,” katanya.
Daerah yang saat ini tergenang banjir seperti seputaran Simpang Tiga Mal Lembuswana, Pasundan dan Simpang Tiga Sempaja.
“Saat ini yang kedalaman airnya tinggi masih seputar Jalan Suryanata. Di samping itu terjadi longsor di tujuh titik di antaranya di Graha Indah Suryanata, Wiratama, Wiraguna dan RE Martadinata,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan, namun ada situasi yang tidak bisa dilakukan pergerakan.
“Jadi tunggu air surut baru bisa kita kerjakan bersama tim terkait,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Samarinda untuk tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar.
“Sebab masih hujan rintik dan cukup membahayakan, jadi kurang-kurangi aktivitas keluar rumah. Apalagi masih dalam kondisi Covid-19, jadi kita di rumah saja dulu,” terangnya.
Ifran berharap agar hujan segera berhenti sehingga kondisi Kota Samarinda bisa berangsur dan berjalan seperti biasanya.
Sementara itu dari pantauan infosatu.co, personel Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran di pemukiman warga Perumahan Graha Indah RT 53 Blok H Jalan P Suryanata Kelurahan Air Putih Samarinda Ulu sejak pagi tadi.
Wakil Komandan Disdamkar Samarinda Sunardi Siman mengatakan saat ini pihaknya masih di lokasi penanganan longsor dan pohon tumbang di Perum Graha Indah.
“Situasi saat ini hujan, sehingga menyulitkan proses evakuasi. Terlebih material longsoran menutup badan jalan dan juga pohon yang tumbang mengenai kabel listrik,” paparnya.
Sunardi mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Samarinda untuk waspada dan berhati-hati terhadap bencana banjir dan longsor susulan.
“Tetap waspada dan lebih berhati-hati, semoga hujan segera berhenti,” harapnya. (editor: irfan)
