Samarinda, infosatu.co – Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Muhsin Palinrungi menegaskan pembangunan IKN disiapkan untuk generasi muda sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Grand Final Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026 di Aula Dispora Kaltim, Rabu malam, 28 Januari 2026.

Muhsin menilai pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim sebagai ajang positif untuk mendorong pengembangan potensi generasi muda.
Ia menyebut ajang tersebut sebagai panggung penting bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan, bakat, serta daya pikir kritis mereka.
“Atas nama Otorita IKN, kami menyambut baik atas terselenggaranya Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim,” ujar Muhsin.
Muhsin juga menceritakan pengalamannya sebagai satu-satunya putera daerah Kaltim yang dipercaya menduduki jabatan direktur di Otorita IKN.
Ia menyebut amanah tersebut sebagai kehormatan untuk mengabdi dalam menangani tiga sektor strategis, yakni kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Ia mengungkapkan bahwa Otorita IKN memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai ajang pageant berskala nasional.
Pada tahun sebelumnya, Otorita IKN menjadi tuan rumah yang meliputi empat ajang pemilihan, yaitu Putera Puteri Pariwisata Nusantara, Puteri Bumi, Puteri Kampus, dan Putera Pariwisata Indonesia.
Menurutnya, Otorita IKN terbuka untuk kembali menjadi tuan rumah kegiatan serupa di tingkat nasional.
Terkait pembangunan IKN, Muhsin menegaskan bahwa proses pembangunan hingga saat ini terus berjalan dan tidak mangkrak.
Ia mengajak masyarakat untuk datang langsung dan menyaksikan perkembangan IKN secara nyata.
Selain itu, ia juga menyinggung kunjungan para finalis Putera Puteri Pelajar Kaltim ke kawasan IKN.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa Nusantara benar-benar ada dan terus berkembang.
Menurutnya keraguan akan terjawab dengan melihat langsung kondisi di lapangan.“Melihat, saksikan, dan anda akan meyakini bahwa Nusantara memang ada,” ucapnya.
Muhsin mengaku kagum terhadap para pelajar yang berani mengajukan pertanyaan kritis saat berkunjung ke IKN.
Pertanyaan tersebut mencakup isu lingkungan, keberlanjutan, partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, serta pemerataan pembangunan. Ia menilai sikap kritis tersebut sebagai hal yang patut dibanggakan.
Lebih lanjut, pembangunan IKN ditujukan bagi generasi muda, termasuk Putera Puteri Pelajar Kaltim.
Hal ini sebagai bagian dari visi 2045 ketika Indonesia menargetkan diri menjadi negara maju dengan daya saing tinggi, tingkat pengangguran rendah, dan kemiskinan yang menurun drastis.
“IKN itu dibangun untuk generasi muda, bukan kami,” ujarnya menegaskan.
Ia pun mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak mereka agar dapat berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan IKN di masa depan.
Muhsin mendorong pelajar untuk terus belajar, berinovasi, memperluas jejaring, serta melatih kemampuan, termasuk keterampilan berbicara di depan umum yang dinilainya penting bagi masa depan.
Ia menyampaikan harapannya agar ajang kompetisi pemilihan Putera Puteri Pelajar Kaltim dapat melahirkan Putera Puteri Pelajar yang cemerlang dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.
Yang terpenting, menurutnya, adalah keberanian untuk tampil, menunjukkan bakat, serta kemampuan sebagai pelajar.
“Mari kita dukung pemilihan Putera Puteri Pelajar untuk masa depan mereka yang gemilang,” pungkasnya.
