Pasuruan, infosatu.co – Ikan Lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).
Ikan mini berukuran 3-4 sentimeter dan berwarna transparan ini terus dicari oleh warga karena selain harga per kilogramnya cukup mahal, juga dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan.
Salah satu nelayan sekitar, Yazir (52) mengaku membuat keramba berukuran cukup besar dan khusus didesain untuk menangkap Ikan Lempuk.
Caranya pun bisa terbilang unik. Sebab ia harus memasang lampu tepat di atas keramba. Tujuannya tak lain untuk memikat ikan lempuk agar mendekat ke arah cahaya.
“Saya masang lampu mulai sore sampai keesokan hari karena ikan lempuk suka dengan sinar. Tapi biasanya dua hari sekali baru saya ambil,” ungkap Yazir, bersama hasil tangkapannya, Rabu 7 Januari 2026.
Hanya saja, soal jumlah Ikan Lempuk yang bisa dipanen, Yazir mengaku bahwa tak setiap panen menghasilkan banyak lempuk.
“Kadang banyak, kadang cuma dapat seperempat kilo,” singkatnya.
Sementara itu, Camat Grati, Nanang Muji Laksono menegaskan bahwa banyak masyarakat sekitar Danau Ranu yang menggantungkan hidupnya sebagai pencari ikan lempuk. Sebab harga per satu kilogramnya bisa mencapai Rp35 ribu.
“Makanya banyak yang mencarinya,” ucapnya.
Setelah dijual, setiap warga banyak yang membuat olahan serba lempuk, seperti lempuk krispi, pelas lempuk, krupuk lempuk, sambal dan olahan lainnya.
“Pokoknya kalau penasaran, langsung datang saja ke Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan,” himbaunya.
