infosatu.co
PENDIDIKAN

Guru Besar Polnes Nilai Peran Krusial Akuntansi dalam Peningkatan Kualitas UMKM

Teks: Guru Besar Politeknik Negeri Samarinda, Jurusan Akuntansi, La Ode Hasiara.

Samarinda, infosatu.co – Guru Besar Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Jurusan Akuntansi, La Ode Hasiara dalam Rapat Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar Polnes 2025 menegaskan bahwa akuntansi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola usaha dan daya saing, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

La Ode menjelaskan, akuntansi tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan keuangan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan manajerial yang tepat dan berkelanjutan.

“Akuntansi bukan sekadar mencatat transaksi, tetapi menjadi instrumen penting dalam perencanaan, pengendalian, serta evaluasi kinerja usaha,” ujarnya pada Selasa, 23 Desember 2025.

Menurutnya, transparansi akuntansi dan pemanfaatan informasi keuangan yang dapat diverifikasi sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang semakin kompetitif.

Ia menyebut, kompetensi sumber daya manusia, pengendalian internal, serta penggunaan informasi akuntansi yang tepat memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan kualitas kinerja UMKM.

“Informasi akuntansi yang transparan akan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, baik investor, pelanggan, maupun lembaga pengawas,” katanya.

La Ode juga menyoroti tantangan dunia bisnis yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi dan perubahan regulasi.

Kondisi tersebut menuntut pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk mampu beradaptasi dengan standar pelaporan keuangan yang semakin kompleks dan berbasis teknologi.

“Akuntansi berperan sebagai sistem informasi yang menyediakan data relevan bagi seluruh pemangku kepentingan, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis di masa depan,” jelasnya.

Selain aspek teknis, La Ode menekankan pentingnya etika dan profesionalisme dalam praktik akuntansi.

Ia menilai laporan keuangan yang disusun secara jujur dan akurat merupakan fondasi utama keberlanjutan usaha serta dapat meminimalkan potensi konflik antar pemangku kepentingan.

“Tanpa etika dan integritas, informasi akuntansi kehilangan maknanya. Karena itu, profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam praktik akuntansi,” tegasnya.

Ia berharap, penguatan peran akuntansi dapat terus dilakukan, baik di lingkungan akademik maupun dunia usaha, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas UMKM secara berkelanjutan.

Related posts

Kepala SD 012 Lok Bahu: Banjir Setengah Pinggang, Berharap Sekolah Segera Direvitalisasi

Firda

SD 012 Lok Bahu Kerap Tergenang, Disdik Samarinda Segera Rapat Cari Solusi

Firda

Satu-satunya Prodi Otomotif di Kaltim, IKIP PGRI Targetkan Peningkatan Mahasiswa Baru

Dhita Apriliani

You cannot copy content of this page