Pasuruan, infosatu.co – Festival Tradisi Sapi Berik dan Timbang Sapi, digelar dalam rangka melestarikan adat istiadat dan budaya masyarakat Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tahun 2026 di lapangan Umbul-umbul, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur.
Festival Tradisi Sapi Berik dan Timbang Sapi merupakan salah satu kearifan lokal yang rutin dilaksanakan masyarakat setiap momen Hari Raya Idul Fitri.
Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Pelda Agus Musahata mengatakan, pihaknya monitoring sekaligus pengamanan pada perayaan Festival Tradisi Sapi Berik dan Timbang Sapi.
Tradisi ini katanya menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antar warga.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa hadir untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran aparat TNI juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pelda Agus Musahata menyampaikan bahwa TNI akan terus mendukung setiap kegiatan positif masyarakat, khususnya dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya daerah.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan berlangsung kondusif. Kami juga sangat mendukung pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari identitas budaya bangsa,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.
Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan tradisi seperti Sapi Berik dan Timbang Sapi dapat terus dilestarikan serta menjadi daya tarik budaya yang membanggakan Kabupaten Pasuruan.
