infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Dukung Sekolah Garuda, Pemprov Kaltim Siapkan 2 Sekolah Unggulan Baru

Teks: Kepala Disdikbud Kaltim, Armin.

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Garuda, sebuah inisiatif nasional untuk mencetak lulusan SMA berdaya saing global.

Setelah SMA Negeri 10 Samarinda resmi ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi, kini dua sekolah unggulan lain sedang dipersiapkan untuk menyusul.

Sekolah unggulan tersebut yaitu SMA Negeri 3 Tenggarong di Kutai Kartanegara (Kukar) dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara di Kutai Timur (Kutim).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, menyebut penetapan tiga sekolah tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan menengah di daerah.

“Pemprov sepenuhnya mendukung pelaksanaan Sekolah Garuda. Untuk tahap awal baru SMA 10 Samarinda yang diresmikan, dua sekolah lain sedang dalam proses,” ujarnya usai mengikuti peluncuran nasional program tersebut, Kamis, 9 Oktober 2025.

Menurut Armin, sekolah-sekolah yang akan bergabung dalam program Garuda dituntut memenuhi standar tinggi dalam kurikulum, kualitas akademik, hingga fasilitas pembelajaran. Proses seleksi siswa juga akan diperketat.

“Kami ingin sekolah unggulan di Kaltim punya standar yang sama dengan sekolah nasional lain yang telah bertransformasi. Seleksi siswanya nanti benar-benar diperuntukkan bagi yang berprestasi,” tegasnya.

Transformasi SMA 10 Samarinda sendiri disebut berjalan positif. Persoalan sengketa lahan dan pengelolaan dengan Yayasan Melati, yang sempat menghambat proses, kini berangsur selesai.

“Pelan-pelan sudah beres. Tahun depan seluruh aktivitas belajar dipindahkan ke gedung baru di Samarinda Seberang,” jelasnya.

Gedung lama SMA 10 yang selama ini dikenal sebagai Education Centre akan difungsikan ulang sebagai pusat riset dan pengembangan pendidikan di bawah kendali Pemprov Kaltim.

Langkah ini, kata Armin, merupakan bagian dari upaya memperkuat peran SMA 10 sebagai sekolah unggulan berstandar nasional sekaligus pusat inovasi pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Armin memastikan bahwa Pemprov Kaltim telah menghapus biaya asrama bagi siswa baru Sekolah Garuda.

“Kelas 11 dan 12 masih membayar karena sudah berjalan, tapi untuk angkatan baru semua biaya asrama ditanggung Pemprov,” ungkapnya.

Program Sekolah Garuda merupakan kolaborasi lintas kementerian Kemendikdasmen, Kemendikbudristek, dan Kemendagri yang bertujuan membangun ekosistem pendidikan unggul berbasis riset, teknologi, dan karakter kebangsaan.

Sekolah-sekolah yang tergabung dalam program ini akan mendapatkan pendampingan langsung dari pemerintah pusat, termasuk penguatan sistem manajemen, pelatihan guru, serta dukungan infrastruktur digital.

“Ini momentum besar bagi dunia pendidikan Kaltim. Kami ingin anak-anak Kaltim punya kesempatan yang sama untuk menembus kampus-kampus terbaik dunia,” pungkas Armin.

Sebagai informasi, peluncuran serentak 16 Sekolah Garuda Transformasi digelar pada Rabu, 8 Oktober 2025, dihadiri oleh Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf bersama perwakilan kementerian terkait.

Related posts

Kongres PSSI Kaltim Dinilai Krusial dalam Menyusun Arah Perjalanan Sepak Bola Daerah

Firda

Kadispora Kaltim: Anggaran Terbatas, Evaluasi Tata Kelola Sepak Bola dan Kreativitas Pengurus

Firda

Pemprov Kaltim Targetkan 10 Sekolah Baru di 7 Daerah, Fokus Perluas Akses Pendidikan Hingga 3T

Rizki

Leave a Comment

You cannot copy content of this page