infosatu.co
Samarinda

Dukung Asta Cita Presiden, TNI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Teks: Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul

Samarinda, Infosatu.co – Komandan Resor Militer (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigadir Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Brigjen TNI), Anggara Sitompul menyatakan komitmennya mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa/kelurahan.

Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah dikawal TNI adalah pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Anggara mengatakan bahwa koperasi tersebut dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi dari tingkat paling bawah, sehingga manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat desa.

“Pemerintah saat ini melalui Asta Cita Bapak Presiden Prabowo sangat fokus membangun ekonomi kerakyatan. Kami dari TNI sedang bekerja keras mendukung pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Ini program luar biasa untuk menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026.

Menurut Anggara, pengalaman saat pandemi Covid-19 menjadi bukti bahwa ekonomi nasional dapat bertahan berkat kekuatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tetap berjalan di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, penguatan ekonomi berbasis desa dinilai menjadi kunci utama menjaga stabilitas ekonomi nasional ke depan.

Ia berharap koperasi merah putih dapat segera rampung dan dimanfaatkan secara optimal oleh pengurus koperasi, kepala desa, serta masyarakat.

Dengan demikian, roda perekonomian dapat bergerak dari bawah dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

“Kita sudah melihat saat Covid, ekonomi kita bisa survive karena UMKM tetap jalan. Inilah yang digelorakan Presiden melalui Asta Cita, ekonomi kerakyatan yang kuat dari tingkat lokal,” jelasnya.

Selain Koperasi Desa Merah Putih, Anggara menyebut sejumlah program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi rakyat.

Ia menegaskan, meski hasilnya tidak bisa dirasakan secara instan, kebijakan tersebut diyakini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus yakin, kebijakan-kebijakan ini memang butuh proses, tapi ujungnya adalah kesejahteraan rakyat,” tutupnya.

Related posts

Isran Noor Nilai Organisasi Adat Penting untuk Jaga Martabat Kalimantan

Andika

Kereta Hantu Pertama Hadir di Samarinda, Pelajar Akui Seram dan Menantang

Firda

Buka Tutup Jembatan, Polisi Simulasikan Rekayasa Lalu Lintas Malam Hari

Andika

Leave a Comment

You cannot copy content of this page