Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota Samarinda, terus berupaya melakukan pencegahan stunting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Ismed Kusasi.
Ia mengatakan pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan jika kesehatan masyarakat ditempatkan sebagai pondasi utama.
“Setiap pemerintah daerah berkomitmen menempatkan sumber daya manusia sebagai poros pembangunan. SDM yang sehat adalah kunci masyarakat yang produktif,” katanya.
“Karena itu, pencegahan stunting menjadi prioritas utama dan komitmen yang terus kami jalankan,” ungkapnya pada Jumat, 7 November 2025.
Ia menuturkan, kerja kolaboratif lintas sektor dalam penanganan stunting telah menunjukkan hasil yang signifikan.
Selain itu, Kota Samarinda baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh kabupaten/kota se-Indonesia yang meraih penghargaan Generasi Maju Bebas Stunting Award 2025.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata keberhasilan kerja bersama dalam menurunkan angka stunting dan membangun generasi berkualitas,” katanya.
“Ini bukan capaian satu pihak, tetapi hasil kolaborasi seluruh elemen,” tuturnya.
Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat untuk aktif menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai kebiasaan sehari-hari perlu diterapkan bagi semua elemen.
“Kami hadir dengan program-program inovatif yang sehat, bersih, dan berkelanjutan. Pembangunan kota peradaban harus dimulai dari kesehatan warganya,” tegasnya.
