Bontang, infosatu.co – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).
Salah satu langkah yang dilakukan dengan memperkuat peran dan kapasitas generasi muda.
Salah satu fokus utama tahun ini adalah mendorong peningkatan peran gender dalam kepemimpinan dan organisasi kepemudaan.
Kepala Bidang Pemuda Dispopar Bontang, Idhamsyah, menjelaskan, bahwa IPP merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembinaan di bidang kepemudaan.
Karena itu, seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan diarahkan untuk memberi dampak nyata terhadap peningkatan IPP di tingkat daerah.
“Salah satu kinerja bidang pemuda adalah bagaimana IPP kita bisa meningkat. Semua basis kerja diarahkan ke situ,” ujar Idhamsyah belum lama ini.
Ia menyebut, untuk memperkuat upaya tersebut, pihaknya telah menyiapkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Pemuda sebagai panduan pelaksanaan kegiatan.
“Peran gender masih kurang. Kita belum banyak melihat perempuan yang aktif menjadi pemimpin atau penggerak di organisasi kepemudaan. Masih sedikit yang berani tampil dan memotivasi,” ungkapnya.
Menurut Idhamsyah, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan harus terus diperkuat dalam ruang-ruang publik, termasuk di sektor kepemudaan.
Ia menegaskan, laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama dalam hal kesempatan berperan, hanya berbeda pada kodratnya.
“Harapannya, teman-teman perempuan bisa naik kelas, bisa tampil jadi pemimpin. Karena antara laki-laki dan perempuan itu sama, yang membedakan hanya kodrat,” katanya.
Ia juga menyinggung sedikit penurunan indeks akibat berkurangnya keterwakilan perempuan di lembaga legislatif daerah.
“Dulu ada tiga anggota dewan perempuan, sekarang tinggal satu, makanya IPP kita ikut turun. Untungnya wali kotanya perempuan, itu jadi semangat agar peran gender naik lagi,” ujarnya.
Idhamsyah menegaskan, ke depan pihaknya akan terus mendorong program pembinaan pemuda yang inklusif, agar seluruh potensi baik laki-laki maupun perempuan dapat berkembang seimbang dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Bontang.
