infosatu.co
PENDIDIKAN

Direktur LPP SDM Kota Samarinda: Perlu Kolaborasi Lembaga, Pemerintah, Masyarakat dalam Pendidikan Anak Qur’ani

Teks: Direktur LPP SDM Kota Samarinda, Muhammad Hajirin Nur saat diwawancara (Infosatu.co/Andika)

Samarinda, Infosatu.co — Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (LPP SDM) Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Hajirin Nur, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak berbasis Al-Qur’an tidak bisa berjalan sendiri.

Muhammad Hajirin Nur menegaskan, harus ditopang oleh kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga bulan pendidikan yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan penyambutan bulan suci Ramadan yang melibatkan peserta didik dari Taman Kanak-kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Samarinda Seberang, Selasa 17 Februari 2026.

“Anak-anak dan remaja adalah bagian paling penting dalam proses pendidikan. Ramadan ini menjadi ruang untuk membentuk karakter, semangat, dan keteguhan mereka,” ujar Hajirin.

Ia menjelaskan, lembaga-lembaga di bawah binaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) memiliki tujuan utama membentuk generasi yang berjiwa Qur’ani.

Dalam konteks pendidikan usia dini, terdapat dua jalur pembinaan, yakni Taman Kanak-kanak (TK), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Di wilayah Samarinda Seberang sendiri, tercatat terdapat sekitar 14 unit TK/TPA Al-Qur’an yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Hajirin menambahkan, pengelolaan lembaga pendidikan ini dilakukan secara terstruktur.

TK/TPA berada di bawah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (LPPTKA).

Sementara PAUD telah terintegrasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan, serta tergabung dalam Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI).

“Alhamdulillah, kegiatan-kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat, pemerintah kota, hingga pihak kecamatan. Tiga unsur pendidikan ini harus berjalan bersama,” katanya.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi penopang pembentukan generasi muda yang berkarakter Qur’ani.

Menurutnya, pendidikan berbasis Al-Qur’an sejak usia dini memiliki peran penting dalam menjaga ketenangan umat dan masa depan Kota Samarinda.

“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak. Mudah-mudahan ini membawa manfaat dan menjadi investasi jangka panjang bagi generasi penerus,” pungkasnya.

Related posts

20 Tahun Siti Halimah Menjaga Amanah di Dunia Pendidikan

Firda

Kedutaan Besar AS Lihat Langsung Potensi Pendidikan Samarinda Lewat Roadshow SUGT

Firda

Kompetisi Desain Alas Kaki Antarpelajar se Indonesia, Ini Rahasia Zahara Sang Juara

Nur Alim

Leave a Comment

You cannot copy content of this page