infosatu.co
DPRD KALTIM

Darlis: Rendah Antusias Masyarakat kepada Sekolah Rakyat, Pemprov Perlu Serius

Teks: Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Balikpapan, infosatu.co — Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Darlis Pattalongi menyoroti rendahnya minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat yang diluncurkan pemerintah pusat di Bumi Etam.

Program yang digadang-gadang sebagai solusi pengentasan kemiskinan ini, justru belum mendapat sambutan yang sebanding dengan tujuannya.

Darlis menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi tersebut.

Ia mengungkapkan hingga saat ini baru tiga siswa yang mendaftar di Sekolah Rakyat Rintisan yang direncanakan beroperasi di SMAN 16 Samarinda.

Padahal, kuota yang disediakan mencapai 75 orang.

“Jadi maksud saya, jangan sampai kesempatan ini disia-siakan,” katanya.

“Sekolah Rakyat ini kan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah pusat secara total, jangan sampai kesempatan ini tersia-siakan karena tidak adanya siswa,” ungkapnya.

Itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Hotel Novotel Balikpapan pada Jumat, 11 Juli 2025.

Ia menekankan pentingnya peran Pemerintah Provinsi (Pempro) Kaltim untuk mengambil langkah lebih aktif dan progresif agar program tersebut berjalan sesuai harapan.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu, pendekatan persuasif saja tidak cukup, dan perlu ada strategi lebih tegas untuk menarik partisipasi masyarakat.

“Dengan tanda kutip, memaksa. Karena membawa orang dari situasi kemiskinan kadang itu kan memang harus dipaksa dalam tanda kutip,” katanya.

“Karena juga ada miskin yang sebenarnya tanpa disadari, kemudian ada yang miskin karena sudah menganggap nasibnya seperti itu,” katanya.

“Oleh karena itu ini kan tujuannya baik, demi masa depan mereka,” paparnya.

Namun demikian, Darlis juga menegaskan pendekatan tersebut tidak berkaitan dengan paksaan secara fisik.

Melainkan berupa upaya sistematis agar masyarakat bersedia memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah tersedia.

“Jadi kita tidak boleh membiarkan program ini lewat, jadi kita harus betul-betul sambut baik-baik,” pungkasnya.

Komisi IV berharap Pemprov Kaltim segera mengambil langkah konkret agar program Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi konsep di atas kertas.

Melainkan benar-benar hadir sebagai jalan keluar nyata bagi anak-anak dari keluarga miskin di Benua Etam.

Related posts

Jahidin: Wartawan Bagian Tak Terpisahkan dari Tugas DPRD Awasi Aset Daerah

adinda

Jahidin: Bongkar Bangunan Liar di Aset Daerah, Nilai Kelalaian Sudah Puluhan Tahun

adinda

Fadly Imawan Minta Pemerintah Beri Afirmasi Pendidikan di Wilayah Tertinggal

adinda

Leave a Comment

You cannot copy content of this page