Pasuruan, infosatu.co – Dusun Kili Tengah, Desa Wonosari, biasanya hanya terdengar gemericik air irigasi dan kicauan burung. Namun Minggu 15 Febuari 2026 pagi itu, suasana berbeda terasa.
Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Ke-127 Komando Distrik Militer (Kodim) 0819/Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) datang.
Bukan hanya untuk meninjau, tetapi ikut langsung menanam padi bersama warga.
Di hamparan sawah seluas satu hektar, tawa, obrolan hangat, dan semangat gotong royong mengisi udara. Para petani Desa Wonosari tak lagi bekerja sendirian.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) hadir sebagai bagian dari masyarakat, membantu menanam, menyusun bibit, dan mengajari teknik sederhana yang dapat meningkatkan hasil panen.
Danramil 0819/14 Gondangwetan, Kapten Inf Hadi Erlanto, menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata TNI mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kebersamaan antara TNI dan masyarakat serta mampu meningkatkan ketersediaan pangan di wilayah,” ujarnya, Minggu 15 Febuari 2026.
Bagi warga, kehadiran Satgas TMMD bukan sekadar tenaga tambahan. Kehadiran mereka menjadi motivasi, semangat baru, dan simbol bahwa TNI dan rakyat selalu bersatu.
“Biasanya kami bekerja sendiri, sekarang ramai, senang sekali rasanya. Semoga panen nanti melimpah,” ujar Ahmad salah seorang petani dengan wajah sumringah.
Kegiatan ini lebih dari sekadar menanam padi. Ia adalah cermin harmonisasi antara kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus investasi ketahanan pangan yang akan memberi manfaat langsung bagi warga Desa Wonosari.
Dari sawah ini, harapannya, tercipta kesejahteraan, kebersamaan, dan rasa bangga atas kontribusi bersama untuk negeri.
