infosatu.co
NASIONAL

Dari PDI-P ke PAN, Guntur Sucipto Tetap Jaga Hubungan Baik

Ketua DPD PAN Kabupaten Cilacap Hanafi memakaikan jaket partai kepada Guntur sebagai tanda diterimanya Guntur menjadi anggota partai PAN (foto: dok.pribadi)

Cilacap, infosatu.co – Nama Guntur Sucipto dikenal masyarakat Cilacap merupakan politikus tulen. Dulu partai awalnya berlambang banteng moncong putih dan dengan partainya tersebut pernah mengantarkan dirinya menjadi anggota DPRD Kabupaten Cilacap berturut-turut selama tiga periode tahun 2004, 2009 dan 2014.

Ia mengomentari alasan hijrahnya di PAN saat ditemui di Kantor DPD PAN Cilacap di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (5/8/2021).

Ruang kerja baru Guntur di DPD PAN Cilacap (foto: Awan)

Menurutnya, pindah partai itu hal yang wajar dalam berpolitik karena pada dasarnya semua partai pasti sama visi misinya.

“Kepentingannya bernegara yang baik, kecintaan terhadap NKRI, masyarakat yang sejahtera, itu pasti ada dalam visi misi semua partai,” ucapnya.

Guntur menambahkan mengapa ia beralasan pindah ke PAN. Menurutnya bukan berarti dirinya kecewa dengan partai sebelumnya karena gagal menjadi anggota dewan lagi.

“Saya ingin mencari teman sebanyak mungkin, kebetulan dengan PAN dalam hal ini personelnya dari dulu sudah bersaudara lebih dari sekadar teman. Kemudian ada kesepahaman ide dan ada kecocokan pikiran, maka saya putuskan untuk hijrah dan bergabung dengan PAN,” jelasnya.

Ia pun tidak melihat PAN yang hanya mendapat 3 kursi di DPRD, kalau niat pindah dengan kepentingan dan tujuan tertentu mestinya sudah harus memilih partai besar yang dapat kursi banyak d dewan.

“Saya tidak ada tujuan untuk jadi anggota dewan atau bupati di partai ini (PAN), saya berpikir untuk membesarkan PAN,” beber Guntur.

Alasan lainnya yaitu kembali lagi, hijrah ini sebagai ibadah. Dalam kehidupan suami istri saja bisa bercerai apalagi hanya partai yang bukan sebagai agama atau keyakinan, jadi tidak masalah.

Disinggung dengan konstituen dari partai sebelumnya mau dibawa kemana, Guntur mengatakan konstituen dengan sendirinya akan mengikuti.

“Selama ini partai apa pun kalau calegnya yang bekerja, massanya tidak harus dari warna yang sama,” tambahnya.

“Kalau massa dari warna yang sama, pasti akan tetap perolehan kursi di parlemen, nyatanya kan tidak demikian. Setiap 5 tahun sekali dalam pemilu akan berbeda jumlah kursi yang diperoleh. Dan di sini pun saya akan ajak teman-teman yang selama ini bersama dengan saya untuk bergabung di PAN,” tegasnya.

Selanjutnya, setelah ia masuk di PAN, harapannya akan menjadi partai yang disukai, dipilih masyarakat sebagai pilihannya mereka. Selama ini orang berpikir bahwa PAN adalah partai agama, sebenarnya bukan itu, tetapi partai nasionalis yang religius.

“Saya tekankan bahwa tidak ada kekecewaan saya di partai sebelumnya, hubungan saya dengan teman-teman PDI-P sampai detik ini masih baik. Semoga dengan hijrah saya ini, dimulai 1 Agustus 2021 yang bertepatan dengan bulan Kemerdekaan RI akan menjadi lebih baik,” tutupnya.(editor: irfan)

Related posts

Polres Pasuruan Kota Amankan Safari Ramadan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Sejumlah Ponpes

Zainal Abidin

Menaker Tinjau Posko THR, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi Jelang Lebaran

Emmy Haryanti

Karutan Bangil Hadiri Safari Ramadan di Lapas Malang, Silaturahmi Jajaran Pemasyarakatan

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page