Beijing, infosatu.co –Â China menerapkan langkah-langkah pengendalian harga retail bensin dan solar, mulai Rabu 8 April 2026. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak kenaikan harga minyak internasional terhadap pasar domestiknya.
Sebagaimana disampaikan badan perencanaan ekonomi tertinggi negara tersebut pada Selasa, 7 April 2026.
Sejak penyesuaian harga minyak domestik pada akhir Maret, harga minyak mentah internasional telah mengalami fluktuasi yang signifikan, menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) China.
Berdasarkan mekanisme penetapan harga yang berlaku, harga bensin dan solar seharusnya naik masing-masing sebesar 800 yuan (1 yuan = Rp2.475) dan 770 yuan per ton.
Berkat langkah-langkah pengendalian, harga tersebut mulai Rabu besok akan naik masing-masing sebesar 420 yuan dan 400 yuan per ton.
Tiga perusahaan minyak terbesar China, yaitu China National Petroleum Corporation, China Petrochemical Corporation, dan China National Offshore Oil Corporation, serta kilang-kilang lainnya, telah diperintahkan untuk mempertahankan produksi dan memfasilitasi transportasi guna memastikan pasokan yang stabil.
Otoritas terkait harus meningkatkan pengawasan dan inspeksi pasar. “Mereka harus mengimplementasikan langkah-langkah tegas untuk menindak aktivitas yang melanggar kebijakan harga nasional guna menjaga ketertiban pasar,”ungkap NDRC.
