infosatu.co
NASIONAL

Bupati Malang Hadiri Haul Gus Dur, Doa Bersama untuk Para Presiden serta Korban Banjir

Teks: Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M (Abah Sanusi) menghadiri Haul ke 16 Gus Dur atau KH. Abdurrahman Wahid.

Malang, infosatu.co – Bupati Malang, Jawa Timur (Jatim) Drs. H. M. Sanusi, M.M menghadiri Haul ke 16 Gus Dur atau KH. Abdurrahman Wahid sekaligus doa bersama untuk almarhum mantan Presiden Soekarno, Soeharto dan BJ. Habibie, serta korban banjir Aceh dan Sumatera di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Abah Sanusi, sapaan akrab memberikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi atas kegiatan yang diprakarsai Brigade Gus Dur atau Barikade Gus Dur dan dihadiri lebih dari seribu orang.

Tampak hadir, jajaran Pengurus Barikade Gus Dur Jawa Timur dan Kabupaten Malang, serta Sulaiman yang dikenal sebagai sosok tangan kanan Gus Dur semasa hidup.

“Alhamdulillah kita bisa bersama berkumpul dalam kegiatan Haul ke-16 Gus Dur dan kirim doa untuk almarhum Presiden Soekarno, Soeharto, BJ. Habibie, serta doa bersama untuk saudara kita di Aceh dan Sumatera.

Haul Gus Dur tahun ini menegaskan kembali posisi Gus Dur sebagai pemimpin bangsa yang mengabdikan kepemimpinannya bagi kemanusiaan serta keadilan sosial.

“Haul ini bukan semata-mata peringatan wafat, melainkan ruang kolektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan,” jelas Bupati Malang dalam sambutannya, Jumat 26 Desember 2025 malam.

Ajaran Gus Dur tentang kemanusiaan, keberagaman, dan keberpihakan kepada rakyat kecil diakui masyarakat luas tetap relevan dalam dinamika sosial-politik saat ini.

Gus Dur selalu mengajarkan bahwa kekuasaan harus hadir untuk melayani, bukan menguasai.

Sementara, Barikade Gus Dur adalah sebutan untuk kelompok relawan atau organisasi kemasyarakatan yang melanjutkan perjuangan nilai-nilai Gus Dur.

Yaitu merawat keberagaman, memperkuat keadilan sosial, membela minoritas, membangun perdamaian, dan melawan korupsi.

“Haul ke-16 Gus Dur berlangsung khidmat, diisi dengan doa bersama, refleksi kebangsaan, serta pesan-pesan. Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa warisan pemikiran dan keteladanan Gus Dur tetap hidup dan terus menjadi rujukan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

“Bersyukur malam ini bersama-sama mendoakan arwah pendahulu kita. Serta arwah korban bencana di Aceh dan Sumatera, mudah-mudahan amal baiknya diterima Allah dan dosanya diampuni, aerta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesebaran. Moga segera diselesaikan dan dicukupi kebutuhan hidupnya. Amin ya robbal alamin,” harap Abah Sanusi.

Related posts

Pemkab Bangun Gaya Hidup Sehat Melalui Probolinggo Happy Walk SAE 2026

Zainal Abidin

Menag: Kaltim Contoh Harmoni Umat Beragama di Indonesia

Rizki

Subuh Perdana di Masjid IKN dengan Imam Menteri Agama

Rizki

Leave a Comment

You cannot copy content of this page