Probolinggo, infosatu.co – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo, menggelar kegiatan pemutakhiran data pegawai melalui aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian Aparat Sipil Negara Terintegrasi (SIGAWAI).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo, Hari Kriswanto, dan diikuti oleh pejabat yang membidangi kepegawaian atau Kasubag Umum dan Kepegawaian dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Pemutakhiran data pegawai ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemandirian Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengelola data kepegawaiannya masing-masing, sehingga data kepegawaian yang dimiliki Pemkab Probolinggo menjadi lebih akurat, terpadu, dan selalu mutakhir (up to date).
Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo Hari Kriswanto menegaskan bahwa pemutakhiran data pegawai merupakan bagian penting dalam sistem manajemen kepegawaian.
“Pemutakhiran data adalah proses peremajaan, pembaruan atau perubahan sebagian maupun seluruh data ke kondisi terkini secara akurat dan terpadu. Data yang valid sangat menentukan kualitas pengelolaan kepegawaian,” ujarnya, Kamis 29 Januari 2026.
Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa
pemutakhiran data pegawai dapat dilakukan melalui aplikasi SIAP Reborn oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian, serta melalui aplikasi SIGAWAI yang dapat diakses langsung oleh masing-masing ASN secara mandiri.
“Aplikasi SIGAWAI ini kami siapkan sebagai dashboard layanan pengelolaan manajemen kepegawaian di BKPSDM Kabupaten Probolinggo. Ke depan, seluruh layanan kepegawaian akan terintegrasi dalam satu alamat layanan,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran aplikasi SIGAWAI akan memudahkan ASN dalam mengajukan berbagai permohonan kepegawaian, baik berupa data maupun dokumen, sekaligus memberikan kepastian waktu pelayanan.
“Dengan sistem ini, pelayanan kepegawaian menjadi lebih efektif, transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Dalam aplikasi SIGAWAI telah terintegrasi sejumlah layanan kepegawaian, di antaranya E-Stamina (kinerja harian pegawai), Peci ASN (aplikasi cuti), layanan Satyalencana, website BKPSDM, serta layanan izin dan pelaporan perkawinan ASN.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh OPD dan ASN dapat berperan aktif dalam melakukan pemutakhiran data secara berkala,” katanya.
“Sehingga mendukung terwujudnya tata kelola kepegawaian yang profesional dan berbasis digital,” pungkasnya.
