infosatu.co
Pasuruan

Banjir Terjang Kota Pasuruan, Kawasan Jembatan Bok Wedi Alami Genangan Cukup Tinggi

Teks: Walikota, Wawali, dan Dandim 0819, (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Sejumlah titik di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur, tergenang akibat banjir yang melanda daerah tersebut, Kamis 26 Maret 2026.

Salah satu lokasi banjir adalah kawasan Jembatan Bok Wedi. Lokasi ini mengalami genangan cukup tinggi akibat kondisi geografis yang lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, bersama Wakil Wali Kota M. Nawawie turun langsung meninjau sejumlah titik banjir di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Rombongan Wali Kota, didampingi unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam keterangannya, Adi Wibowo menyampaikan bahwa penanganan banjir saat ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah kota, provinsi, hingga instansi teknis.

“Hari ini saya bersama Wakil Wali Kota, Forkopimda, Pak Dandim 0819 Boga Bramiko, dan Pak Sekda Rudiyanto serta dalam rangkaian kunjungan bersama Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa meninjau beberapa titik banjir baik di kabupaten maupun di kota,” katanya.

“Saat ini kita berada di Jembatan Bok Wedi yang menjadi salah satu lokasi terdampak,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa genangan air di lokasi tersebut harus ditangani dengan penyedotan, mengingat air tidak dapat mengalir secara alami.

“Karena posisinya di bawah, jika tidak dilakukan penyedotan maka air tidak akan bisa mengalir,” katanya.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota untuk mengatasi banjir di Kota Pasuruan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan banjir dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga solusi jangka panjang.

“Untuk jangka pendek, kita fokus mengatasi genangan di rumah warga. Sedangkan jangka panjang, akan dilakukan peninggian jembatan serta kolaborasi dengan provinsi untuk perbaikan pelengsengan yang ambrol dan pengerukan saluran air,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa rencana peninggian jembatan telah dijadwalkan dan akan segera direalisasikan.

“Mulai 1 April, peninggian jembatan akan dilakukan. Semua sudah terjadwal dan telah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar,” tegasnya.

Dengan sinergi antara Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Dandim 0819, serta dukungan lintas instansi, Pemerintah Kota Pasuruan optimistis penanganan banjir dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Related posts

Dandim Pasuruan: Pembangunan Jembatan Gantung Karang Anyar, Perkuat Sinergi TNI-Rakyat

Zainal Abidin

Kodim 0819 Pasuruan Gelar Apel Khusus dan Halalbihalal

Zainal Abidin

Banjir Rendam Rejoso Pasuruan, Sejumlah Motor Mogok di Jalan

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page