Balikpapan, infosatu.co – Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan dipenuhi forum orang tua murid yang melakukan unjuk rasa terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Senin (21/6/2021).
Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengutarakan bahwa pihak orang tua murid mengajukan tuntutan antara lain masukan dari orang tua melalui jalur prestasi atau nilai bisa dibuka kembali setelah proses PPDB online selesai. Alasannya karena nilainya tinggi tapi tidak lolos dalam zonasi maka diminta membuka lagi jalur prestasi.
“Untuk permintaan jalur prestasi kita tidak membukanya. Sudah ada arahan dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pada saat coffee morning jika semua sekolah yang masih ada sisa kuotanya itu akan dibuka kembali. Kita publish bukan dari jalur prestasi tapi jalur zonasi wilayah saja,” tuturnya kepada infosatu.co.
Selanjutnya orang tua yang merasa dirugikan silakan memberikan titik koordinat ke sekolah yang dipilih.
“Baru tahun ini menggunakan zonasi murni antara jarak sekolah dan alamat orang tua. Bisa jadi ketika mengklik titik koordinat jalannya salah, jadi pada saat keluar itu kejauhan,” bebernya.
Sementara itu, untuk kasus Kelurahan Prapatan yang zonasinya SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 12 akan ditinjau ulang.
“Jadi daftarnya offline di masing masing sekolah. Misalkan di SMPN 1 ada sisa lima, SMPN 2 ada sisa 10 dan SMPN 12 ada sisa 30. Itu yang kita buka. Mereka silakan mendaftar, seleksinya berdasarkan nilai tertinggi. Kita menghargai bahwa orang ini punya prestasi. Jadi tidak lagi jarak dekat sekolah, tapi nilai tertinggi. Waktunya 2 hari saja sedangkan pelaksanaannya pada 29-30 Juni mendatang,” urainya.
Muhaimin menegaskan hal itu dipilih karena daftar ulang PPDB berakhir pada 28 Juni 2021. Sisanya itu digunakan mengakomodir kepentingan para orang tua yang merasa punya nilai tetapi dia tidak bisa masuk sekolah terdekatnya.
Sementara itu, Ketua PPDB Disdikbud Balikpapan Guntoro mengutarakan jika pihaknya sudah menyampaikan ke seluruh admin sekolah. Apabila orang tua ada yang merasa penentuan titik koordinatnya salah silakan membetulkan ke admin sekolah yang dituju supaya dibetulkan.
“Bisa jadi nanti akan terjadi pergeseran. Karena di hari minggu kemarin, kita tutup proses PPDB untuk sehari. Untuk memperbaiki jarak-jarak yang dimohon oleh masyarakat agar masyarakat menyampaikan jarak itu jujur. Bisa jadi ada yang tidak sengaja atau sengaja seperti di Jalan Piere Tendean itu panjang, maka nanti kita klik ulang jadi nanti akan ketahuan aslinya. Nantinya akan terjadi pergeseran bisa diterima atau tidak diterima,” tegasnya.(editor: irfan)
