infosatu.co
OLAHRAGA

Babak Kualifikasi Porprov, Ajang Seleksi Atlet Futsal Terbaik Kaltim

Teks: Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Futsal Kaltim VIII Tahun 2025 di GOR Kadrie Oening

Samarinda, infosatu.co – Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Futsal Kaltim VIII Tahun 2025 menjadi sarana seleksi atlet terbaik dari 10 Kabupaten/Kota yang diproyeksikan mewakili Kalimantan Timur pada Porprov mendatang.

Ajang ini resmi berakhir pada Kamis, 18 Desember 2025 di GOR Kadrie Oening Kota Samarinda, Kaltim.

Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim, Adnan Faridhan, menilai futsal sebagai salah satu cabang olahraga unggulan daerah karena telah menyumbang medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Porprov digelar di Kota Samarinda, dan futsal menjadi salah satu cabang yang berhasil mempersembahkan medali emas di PON. Ini patut dibanggakan karena Kaltim kini menjadi barometer nasional futsal,” kata Adnan.

Ia mengungkapkan, dalam kurun satu tahun terakhir muncul banyak pemain muda berbakat dari berbagai wilayah, seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara.

Dengan seluruh kabupaten dan kota yang turut menurunkan atlet asli daerah tanpa melibatkan pemain dari luar.

“Ini menunjukkan Kaltim memiliki atlet futsal yang sangat potensial. Tentu ini patut disyukuri dan dibanggakan. Mudah-mudahan Porprov tetap berjalan sesuai rencana, meskipun ada sejumlah isu yang berkembang,” ujarnya.

Adnan berharap Porprov nantinya mampu menjadi ajang untuk menjaga prestasi futsal Kaltim, khususnya mempertahankan medali emas PON.

Ia juga optimistis para pemain yang tampil akan menjadi kekuatan utama tim Kaltim ke depan.

“Harapannya, dari pertandingan yang digelar hari ini, kita dapat melihat atlet terbaik yang nantinya memperkuat Kaltim di PON berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris I KONI Kaltim, Azhari Abubakar, yang hadir mewakili Ketua KONI Kaltim, menyampaikan bahwa capaian futsal Kaltim pada PON 2024 di Aceh–Sumatera Utara merupakan prestasi membanggakan.

“Alhamdulillah, futsal Kaltim mampu meraih medali emas di PON 2024. Padahal sebelumnya cabang ini belum terlalu diperhitungkan dan berada di luar ekspektasi,” ujar Azhari.

Azhari menyebut laga final BK Porprov antara Bontang dan Samarinda sebagai momen penting untuk memantau potensi atlet daerah.

Menurutnya, hasil menang atau kalah merupakan hal lumrah dalam sebuah kompetisi.

“Yang paling utama adalah melihat potensi dan kemampuan atlet yang bisa menjadi andalan Kaltim ke depan,” jelasnya.

Azhari menegaskan bahwa pelaksanaan BK Porprov harus sesuai dengan ketentuan KONI sebagaimana hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024.

BK Porprov, lanjutnya, merupakan tahapan resmi menuju Porprov yang akan digelar di Kabupaten Paser.

“BK ini merupakan proses seleksi. Setelah itu ada Kejurprov dan Porprov putra, di sanalah kompetisi sesungguhnya berlangsung dan atlet dipersiapkan secara optimal,” tutupnya.

Terkait agenda nasional, Azhari menambahkan bahwa ke depan PON akan dibagi menjadi PON reguler dan PON indoor.

Cabang olahraga seperti futsal, bola voli, dan basket akan dipertandingkan dalam kategori tersendiri.

Azhari berharap, KONI terus memperjuangkan kebijakan ini melalui Rakernas agar cabang olahraga indoor, termasuk futsal mendapat porsi dan penilaian khusus.

Related posts

KONI Tekankan Target PON 2028 Harus Realistis dan Berbasis Potensi Daerah

Dhita Apriliani

Waketum KONI Minta Daerah Prioritaskan Cabor Olimpiade Hadapi PON 2028

Dhita Apriliani

Minim Minat dan Dukungan, Masa Depan Kedokteran Olahraga Indonesia Dipertanyakan

Dhita Apriliani

Leave a Comment

You cannot copy content of this page