infosatu.co
Samarinda

Arus Mudik di Terminal Lempake Landai, Penumpang Belum Membludak Jelang Lebaran

Teks: Pantauan situasi di Terminal Lempake Kota Samarinda yang terlihat cukup lengang, Kamis, 19/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Lempake, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) terpantau masih relatif landai hingga Kamis, 19 Maret 2026.

Meski sudah mendekati hari raya Idulfitri, lonjakan penumpang belum terlihat signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan pantauan langsung infosatu.co di lokasi, aktivitas keberangkatan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) berjalan normal tanpa antrean panjang.

Area terminal terlihat lengang, dengan penumpang yang datang silih berganti namun tidak menumpuk.

Bagian Administrasi Terminal Lempake, Marsel, mengatakan tren pergerakan penumpang sejak H-7 hingga H-1 masih tergolong stabil.

“Kalau kita lihat dari H-7 sampai sekarang, masih kondusif. Belum ada lonjakan yang signifikan. Biasanya itu mulai ramai di H-3, tapi tahun ini belum terlihat,” ujarnya.

Data operasional terminal juga menunjukkan pergerakan penumpang yang cenderung fluktuatif namun belum melonjak drastis.

Pada periode H-8 hingga H-2 (13–19 Maret 2026), jumlah kedatangan penumpang tercatat berkisar antara 106 hingga 211 orang per hari, dengan jumlah armada 7 hingga 10 unit.

Sementara itu, jumlah keberangkatan penumpang tercatat berada di kisaran 55 hingga 231 orang per hari, dengan armada yang beroperasi antara 8 hingga 11 unit bus.

Pada hari ini saja, hingga siang hari, tercatat sekitar empat bus tujuan Bontang telah diberangkatkan, sementara rute Sangatta masih dalam proses keberangkatan.

Namun, jumlah penumpang yang terangkut mulai menurun dibandingkan pagi hari.

Marsel menjelaskan, secara umum jumlah armada yang beroperasi menjelang Lebaran mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

“Kalau mendekati Lebaran, biasanya ada sekitar 10 bus per hari. Kalau hari biasa hanya 4 sampai 7 bus saja,” jelasnya.

Meski demikian, peningkatan armada tersebut belum diikuti lonjakan penumpang yang signifikan.

Kondisi ini berbeda dengan momen Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang menunjukkan lonjakan drastis dalam waktu singkat.

Menurut Marsel, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ini adalah perubahan pola perjalanan masyarakat.

“Sekarang banyak yang berangkat bertahap, tidak menumpuk. Selain itu, sebagian penumpang juga langsung melalui pelabuhan tanpa transit ke terminal,” katanya.

Selain itu, perbedaan jadwal libur antara pekerja dan mahasiswa juga turut memecah arus mudik menjadi lebih merata, sehingga tidak terjadi penumpukan dalam satu waktu.

Untuk rute, Terminal Lempake saat ini melayani dua jalur utama, yakni Samarinda-Bontang dan Samarinda-Sangatta, dengan kapasitas rata-rata satu bus sekitar 30 penumpang.

Meski belum terjadi lonjakan signifikan, pihak terminal tetap memprediksi peningkatan penumpang masih berpotensi terjadi menjelang hari puncak atau mendekati Idulfitri.

“Biasanya masih bisa berubah. Bisa saja besok tiba-tiba ramai, tapi sejauh ini masih normal seperti hari biasa,” tutup Marsel.

Related posts

Terminal Lempake Tetap Buka Saat Idulfitri 2026, Layanan Bus Disiagakan untuk Penumpang

Rizki

Nyepi 2026 di Samarinda, Kawasan Pura Jagat Hita Karana Terpantau Hening

Rizki

BBM Di SPBU Bung Tomo Tetap Aman, Antrean Terkendali Jelang Lebaran

Firda

You cannot copy content of this page