Penulis : Lilik Sismiati – Editor : Putri
Balikpapan, infosatu.co – Beberapa bulan terakhir ini, terlihat angkutan bus penumpang antar kota tujuan Balikpapan – Samarinda masih sering berhenti di tepi jalan, sehingga pemanfaatan Terminal Batu Ampar (Batam), Balikpapan Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) kurang begitu efektif dan maksimal.
Dampak dari itu, penumpang yang akan berangkat dari Balikpapan menuju Samarinda lebih memilih bus yang ngetem dipinggir jalan daripada harus menunggu melalui terminal Batam.
Kondisi ini pun menjadi perhatian anggota DPRD Balikpapan Dapil Utara Muhammad Najib dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP)
“Menurut saya, kurang efektifnya pemanfaatan Terminal Batam dikarenakan masalah pengelolaan dan kurang dilakukan sosialisasi,” ujarnya.
Selain masalah itu maraknya transportasi swasta yang ada saat ini terkadang menjadi salah satu alternatif transportasi masyarakat selain bus, melihat hal itu dirinya berpendapat bahwa itu juga menjadi pilihan masing-masing masyarakat sebagai pengguna transportasi.
“Ya kembali kemasyarakatnya lagi, mau pilih transportasi yang mana. Nantinya DPRD akan mencoba menjalin komunikasi kepada pihak terkait khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), bagaimana caranya bisa mensosialisasikan kepada para sopir bus, agar tidak ada lagi yang ngetem atau menunggu penumpang di luar Terminal Batu Ampar,” tutupnya.*
