infosatu.co
POLITIK

Andi Harun di Kursi Panas, Jawab Tantangan Samarinda

Andi Harun duduk di 'kursi panas'

Samarinda, infosatu.co – Acara diskusi bertajuk Tantang Pemimpin, Tanya Pemuda Andi Harun (TPTP AH) yang berlangsung di Bagios Cafe & Resto, Samarinda, Minggu malam (29/9/2024), berhasil menyita perhatian berbagai kalangan.

Dengan konsep kursi panas, Andi Harun, calon Wali Kota Samarinda, secara langsung menjawab beragam pertanyaan dari audiens yang datang dari berbagai wilayah, termasuk dari luar Kalimantan Timur.

Antusiasme peserta, terutama kalangan mahasiswa, menjadikan diskusi semakin dinamis.

Sesekali terdengar teriakan “Lanjutkan!” diiringi tepuk tangan dari audiens saat Andi Harun menjawab pertanyaan dengan lugas, menambah semangat dalam suasana diskusi.

Dalam konsep kursi panas ini, audiens bebas bertanya mengenai visi kepemimpinan hingga tantangan yang dihadapi Samarinda di masa depan. Panitia menyediakan kotak pertanyaan, selain memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya secara langsung.

Format diskusi ini mengingatkan banyak orang pada konsep serupa yang digunakan tim relawan Anies Baswedan saat pencalonannya sebagai Presiden.

“Acara ini adalah kesempatan penting bagi kami untuk mendengar langsung visi dan solusi dari pemimpin masa depan kota ini,” ujar Musthofa, mahasiswa yang hadir dalam diskusi ini.

Diskusi terbuka ini memberi ruang bagi publik untuk terlibat dalam proses demokrasi secara langsung. Andi Harun tampak sigap dan antusias dalam menjawab setiap pertanyaan, memperlihatkan komitmennya untuk membawa perubahan bagi Samarinda jika terpilih.

“Ini sangat inspiratif, terutama bagi generasi muda untuk lebih aktif menyuarakan aspirasi mereka,” ujar Ricky saat bertanya sambil bertepuk tangan.

Acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi calon pemimpin lainnya untuk membuka ruang dialog terbuka dengan masyarakat.

Related posts

6 Tahun Berjalan, Tarawih di Sekretariat Golkar Kaltim Perkuat Spiritualitas dan Kaderisasi

Firda

Kaesang Yakini PSI akan Jadi Partai Besar, Seluruh Kader Harus Konsisten

Dewi

MK Akhiri Pemilu 5 Kotak Suara, Partai Memilih Menunggu Regulasi Turunan

Firda

You cannot copy content of this page