infosatu.co
Samarinda

Pemkot Tahan Resmikan Teras Samarinda Dua

Teks: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy saat memberikan keterangan pers (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Kota Samarinda terus mematangkan pengembangan kawasan publik di Teras Samarinda II.

Namun, peresmian sejumlah fasilitas tersebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Hal ini karena Wali Kota Samarinda menegaskan tidak ingin meresmikan proyek yang belum sepenuhnya sesuai dengan perencanaan awal.

“Pak Wali tidak mau meresmikan kalau belum sesuai dengan perencanaan,” ungkap Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy di Kantor Bapenda, Rabu 25 Maret 2026.

Ke depan, kawasan tersebut akan terus dikembangkan secara bertahap dengan penambahan berbagai fasilitas penunjang, seperti wahana hiburan hingga ruang publik yang lebih interaktif.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah pembangunan bianglala sebagai daya tarik baru di kawasan tersebut.

Selain itu, pengembangan juga mencakup konektivitas kawasan, termasuk jalur yang mengarah langsung ke tepian Sungai Mahakam, sehingga memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang rekreasi sekaligus destinasi wisata.

Pemkot juga melihat adanya perubahan tren masyarakat yang kini lebih menyukai aktivitas luar ruang (outdoor). Hal ini menjadi dasar dalam merancang konsep kawasan agar lebih terbuka dan interaktif.

“Sekarang tren masyarakat lebih ke outdoor, jadi pemerintah harus mengikuti itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, pada Pasar Pagi bagian atas kawasan atau rooftop dinilai memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan publik, mengingat lokasinya yang menawarkan pemandangan langsung ke Sungai Mahakam.

Di sisi lain, Pemkot juga tengah menyiapkan penguatan konsep kawasan berbasis tematik di berbagai titik kota. Setiap lokasi memiliki identitas tersendiri, mulai dari pusat buah, sentra tenun, hingga kawasan kuliner.

Konsep tersebut dapat membentuk branding kota yang lebih jelas, sehingga memudahkan masyarakat maupun wisatawan dalam mengenali fungsi tiap kawasan.

“Kalau mau beli buah ada tempatnya, mau belanja pakaian ada Pasar Pagi, kuliner juga akan kita siapkan kawasan khusus,” ujarnya.

Dengan pengembangan bertahap ini, Pemkot berharap Samarinda tidak hanya memiliki ruang publik yang menarik.

Tetapi juga mampu membangun identitas kota yang kuat berbasis kawasan tematik dan kebutuhan masyarakat.

Related posts

Setiap Hari Petugas Kebersihan Teras Samarinda Harus Tuntaskan Pembersihan Sampah

Firda

Kadishub: Kesadaran Berlalu Lintas di Samarinda Masih Rendah

Firda

Kepastian Keberangkatan Haji Masih Menggantung Akibat Konflik Timur Tengah

Firda

You cannot copy content of this page